Berita Lokal PekanbaruNasionalNews

Waduh… LGBT Marak di Kalangan Pelajar

Oleh: Rizki Daniarto

Metropekanbaru.com, Mojokerto – Kasus lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) mulai marak di kalangan pelajar di Kabupaten Mojokerto. Tahun 2015 sempat tercatat 200 kelompok LGBT yang ada di Mojokerto.

Lemahnya komunikasi persuasif dan pengawasan orang tua terhadap putra-putrinya, membuat Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto  mengambil langkah preventif.

“Saat ini yang menjadi atensi, selain kasus perundungan, kami juga sedang menangani kasus LGBT di kalangan pelajar khususnya,” kata Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto Joedha Hadi.

Menurutnya, ada tiga titik kumpul komunitas ini di Mojokerto, yaitu joging track, Pantai Panorama Lengkong, dan Benteng Pancasila (Benpas).

“Sampai saat ini, kita sudah tangani ke setiap sekolah-sekolah. Tidak bisa perorangan, atau kasus per kasus, tapi harus per komunitas,” jelasnya, Minggu (29/9).

Pasalnya, mereka biasanya membentuk kelompok-kelompok kecil. Untuk itu peran penting khusus guru BK di sekolah yang bisa mengungkap kebiasaan menyimpang ini.

Dari hasil survei DP2KBP2, kebanyakan pelajar memiliki penyimpangan seksual disebabkan tekanan oleh orang tua maupun patah hati dengan lawan jenis. Selain itu, tidak sengaja menjalin hubungan dengan seseorang dan ternyata sesama jenis. Mereka biasanya dengan sengaja menutupi kepribadian asli diri lewat perubahan pola berpakaian dan penampilan (menyerupai jenis kelamin tertentu).

“Untuk itu, semua elemen masyarakat harus menyikapi permasalahan ini. Terutama orang tua siswa, pihak sekolah, dan lingkungan tempat tinggal. Jangan pernah mengucilkan mereka, beri kasih sayang yang ekstra,” jelas Joedha.(Riz)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close