Berita Lokal PekanbaruNewsPolitik

Upah Perusak Atribut Partai di Pekanbaru Belum Dibayar

PEKANBARU – Akhir pekan kemarin seolah-olah terjadi drama di Pekanbaru. Yakni antara Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Pada hari yang sama Sabtu 15 Desember di Pekanbaru Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono datang. Di sisi lain juga datang Presiden Joko Widodo yang merupakan calon presiden yang diusung PDIP di Pekanbaru.

Pada Sabtu dini hari Partai Demokrat mengungkap adanya perusakan atributnya. Ada kicauan kadernya yang mengatakan diduga dilakukan partai penguasa. Sontak PDIP tersinggung dan terjadilah perang pernyataan, bahkan pihaknya merasa atributnya juga turut dirusak.

Sementara itu pihak kepolisian juga melakukan tindakan dengan menangkap tiga tersangka yang diduga pelaku perusakan pada dua lokasi berbeda. Lebih detail lagi Polda Riau menggelar konfrensi pers, Senin 17 Desember.

Dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo mengatakan bahwa motif pelaku merusak karena dijanjikan Rp150 ribu. Akan tetapi orang yang menyuruhnya masih dalam penyelidikan. Kapoldapun belum bersedia mengungkapnya lebih jauh.

“Motif pelaku dijanjikan dibayar Rp150 ribu, tapi uangnya juga belum diterima. Yang order masih penyidikan, biarkan kami bekerja, tidak perlu disampaikan di sini,” ujarnya.

Terkait kasus inipun kapolda tidak menyebut atribut yang dirusak itu partai apa. Dia hanya menyebut atribut partai tertentu.bayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close