Berita Lokal PekanbaruNews

UMK Pekanbaru 2020 Diajukan Rp2,9 Juta

Oleh: Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru mengajukan Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru untuk tahun 2020 sebesar Rp2,9 juta. Jumlah ini tercatat lebih tinggi Rp300 ribu, dibandingkan tahun 2019 yqkni sebesar Rp2,7 juta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Pekanbaru, Jhonny Sarikoen mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan draft pengajuan tersebut, tinggal menunggu tandatangan Walikota Pekanbaru agar draf UMK tahun 2020 diajukan ke provinsi.

“Untuk penetapan UMK nya belum. Jumlah tersebut baru hasil perhitungan, pembahasan dan kesepakatan. Sekarang menunggu Walikota untuk minta tandatangan,” kata Jhonny.

Menurut Jhonny, jumlah UMK yang diajukan tersebut kemungkinan tidak akan jauh berubah dari nilai yang diajukan. Artinya saat penetapan nanti kemungkinan besar UMK Pekanbaru sebesar Rp2,9 juta untuk 2020.

Dia mengatakan, pengajuan nilai UMK Pekanbaru ini mengacu pada upah minimum provinsi (UMP) Riau yang telah ditetapkan di tahun 2020 sebesar Rp2,8 juta.

Ia mengatakan, pengajuan itu, sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 dan penetapan PDB serta Inflasi. Jumlah yang diajukan itu juga, sudah di atas Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kota Pekanbaru.

“Biasanya tidak pernah berubah karena sudah di atas KHL. Mudah-mudahan jumlah itu disetujui dan dapat ditetapkan,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, setelah pengajuan draf UMK ditandatangani Walikota, draft itu akan disampaikan kepada Gubernur Riau melalui dewan pengupahan provinsi. Usai itu jumlah UMK yang baru juga dapat segera disosialisasikan ke perusahaan dan berlaku sejak 1 Januari 2020.

Ia juga berharap dengan kenaikan UMK tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja dengan upah yang layak. Setelah di sah kan, perusahaan juga wajib menerapkan UMK itu bagi karyawannya. bayu/jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close