Berita Lokal PekanbaruNews

Tiga Kampus di Papua Dijadikan Tempat Kegiataan Separatis

Oleh: Achmad Syaiful

Metropekanbaru.com, JAYAPURA– Tiga perguruan tinggi di Jayapura, Papua, telah disusupi separatis sejak tahun 2015. Satu dari tiga kampus yang terindikasi adalah Universitas Cenderawasih (Uncen) Papua.

“Dari pantauan kami sejak tahun 2015, terdapat tiga perguruan tinggi di Jayapura yang diduga menjadi pelaksanaan kegiatan separatis. Ketiga lembaga itu adalah Universitas Cenderawasih, Universitas Sains, dan Teknologi Jayapura serta Stikom Muhammadiyah,” ungkap Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas dalam keterangan persnya di Mapolresta, Jumat (15/8).

Polres Jayapura Kota akan terus melakukan pemantauan terhadap pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru di sejumlah kampus tersebut. Hal ini menyusul temuan adanya oknum mahasiswa aktif maupun mahasiswa senior yang tidak aktif memanfaatkan kampus untuk aksi separatisnya.

Bahkan, Gustav menyebut adanya keterlibatan oknum dosen dalam kampus dalam aksi tersebut. “Ini temuan hasil pemantauan kami di lapangan yah, bukan mengada-ada,” katanya.

Sejauh ini, Rektor Uncen Jayapura telah meminta pengamanan kepada Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Albert Rodja, terkait kegiatan pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru. “Untuk saat ini, kami harap tidak ditemukan kejadian seperti tahun sebelumnya,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan aparat pada hari pertama di Uncen, Gustav mengakui masih ada bibit-bibit provokasi yang berseberangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Misalnya kegiatan di Auditorium Uncen yang ditengarai masih ada indikasi intimidasi yang tampak dari mahasiswa yang berseberangan dengan NKRI.

Dia tidak akan menolelir apabila ada kegiatan yang berseberangan dengan ideologi Pancasila. “Kami Polres Jayapura Kota dan Polda Papua tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas, baik kepada para pelaku maupun terkait yang harus diklarifikasi daripada pihak universitas,” tegas Gustav.

Polres Jayapura Kota dan Polda Papua telah menugaskan tim khusus untuk mendalami persoalan ini. “Kami mengawasi di luar tetapi juga memonitoring apa yang berjalan di luar, dan sejauh ini baru pihak Uncen Jayapura yang meminta pengamanan,” katanya. (Aza/Asi/INI-Network)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close