Berita Lokal PekanbaruNews

Terpapar Kabut Asap, 5.336 Warga Kampar Terinfeksi ISPA

Oleh: Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Pelalawan terus membuat korban berjatuhan. Ribuan warga mengalami gangguan kesehatan akibat menghirup udara tercemar akibat asap.

Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kampar mencatat, hingga kini sudah ada 5.336 warga yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Kabut asap di Kampar sudah sangat membahayakan kesehatan. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kita saat ini sudah status berbahaya,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kampar, Dedy Sambudi, Selasa (24/9/2019).

Menurut Dedy, masyarakat yang telah terjangkit ISPA telah mencapai 5.336 orang. Kemungkinan angka tersebut masih bisa bertambah. “Melihat ISPU kita saat ini masih tinggi, bermungkinan korban yang terjangkit ISPA bisa bertambah,” lanjut dia.

Diterangkan dia, pada September ini terjadi peningkatan korban ISPA dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Dimana pada Agustusan kemarin, jumlah korban ISPA akibat asap tercatat 1.880 orang.

Untuk mengantisipasi makin memburuknya kondisi kesehatan masyarakat, pihaknya kata Dedy, telah menyediakan puluhan posko pelayanan kesehatan.

“Sebanyak 31 Puskesmas difungsikan sebagai posko. Ditambah posko yang ada di depan Mapolres Kampar, di depan terminal Bangkinang, dan posko yang terletak di Rimbo Panjang. Bagi masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat kabut asap, silakan datang ke posko kesehatan yang telah disediakan, gratis,” ujarnya.

Dedy juga mengimbau agar masyarakat mengurangi aktifitas di luar rumah. “Kalau memang tidak bisa menunda aktifitas di luar rumah, maka gunakanlah masker. Perbanyak minum air putih, dan mengkonsumsi sayur dan buah,” tukasnya.

Seperti diketahui, udara di wilayah Riau memang berada pada level terburuk pada beberapa hari belakangan. Namun setelah diguyur hujan sejak Senin (23/9/2019) malam, kondisi udara di wilayah Riau terpantau sudah mulai membaik. bayu/jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close