Berita Lokal PekanbaruNews

Terbukti Melanggar, Enam Anggota Polisi di Riau Dipecat

Oleh : Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Sebanyak enam orang anggota kepolisian di jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau dipecat. Pemecatan terhadap enam anggota polisi itu dilakukan dalam Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang di halaman Mapolda Riau, Senin (19/8/2019) tadi.

Keenam anggota polisi tersebut diantaranya, pertama Putra Budi Rahman, mantan anggota Ditresnarkoba Polda Riau. Kedua, Harpin yang merupakan mantan anggota Yanma SPN Pekanbaru. Ketiga, Carli Togu Suprianto, mantan personil Satnarkoba Polres Dumai.

Kemudian Yoga Sakti Munandar, mantan personil Polres Indragiri Hilir. Selanjutnya, Yoga Sakti Munandar, mantan anggota Polres Indragiri Hilir. Dan yang terakhir adalah Ilham Suardi, mantan personil Sabhara Polres Pelalawan.

Kapolda Riau , Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo yang memimpin langsung upacara PTDH tersebut mengungkapkan, pemecatan dilakukan lantaran keenam anggota polisi itu melakukan pelanggaran. Beberapa diantaranya bahkan juga terjerat kasus narkotika.

“Yang di PTDH sebenarnya sudah beberapa kali diberi peringatan, juga sudah di sidang berkali-kali, namun memang tidak ada itikad baik untuk berubah. Jadi lebih baik berada di luar institusi Polri,” ujar Widodo.

Baca Juga  Sepenggal Kisah Bersama Ustaz Arifin Ilham

Widodo juga meminta kepada anggota kepolisian yang baru saja dilantik untuk dapat menjaga diri serta tidak mengecewakan orang tua mereka. Karena masuk menjadi anggota kepolisian tidak lah mudah.

“Lebih baik membina yang sudah ada dan baik perilakunya. Kemudian bagi Polri Junior yang baru dilantik agar menjaga diri. Karena sangat rentan dengan godaan,” tambahnya.

 Mantan Wakapolda Jatim itu juga berharap tidak ada anggota lagi anggota kepolisian yang memanfaatkan jabatannya untuk melakukan tindakan melawan hukum, serta agar Upacara PTDH ini tidak terulang lagi. “Saya berharap Upacara PTDH ini hanya terjadi sekali ini saja. Namun,  apabila masih ada lagi yang membandel, tentu langkah PTDH akan ditempuh demi membela organisasi Polri secara keseluruhan,”  pungkasnya. Bayu/Jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close