NasionalNews

Tak Terima Ditegur Merokok, Siswa SMK di Manado Nekat Tikam Guru hingga Tewas

Oleh: Ronald Ginting

Metropekanbaru.com, Manado – Entah apa yang dipikirkan seorang siswa SMK Ichthus di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara. Dengan teganya dia menusuk gurunya menggunakan pisau hingga tewas setelah ditegur lantaran ketahuan merokok di sekolah.

Kasus penganiayaan dengan senjata tajam ini terjadi hari ini (21/10). Di mana bermula saat korban Alexander Pangkey (54) guru mata pelajaran agama Kristen mendapati pelaku berinisial FF (16) sedang mengisap rokok.

Korban lantas menegurnya. Namun ternyata teguran tersebut direspons lain oleh pelaku. Dia kemudian pulang ke rumah dan mengambil senjata tajam. Tak lama kemudian ia kembali ke sekolah.

Saat sang guru akan meninggalkan sekolah dengan kendaraan bermotor, pelaku mengejarnya dan langsung menghujani korban dengan sembilan tusukan di sekujur tubuh.

“Kami dengar kejadiannya seperti itu. Dia ditegur gurunya karena merokok dan tidak terima. Dia kemudian menikamnya, setelah itu kami tidak tahu lagi,” ujar keluarga korban Senin (21/10).

Sementara, Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani mengatakan, pelaku saat ini sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan. Motifnya karena pelaku tak terima ditegur korban.

“Pelakunya ini seorang siswa dan korbannya guru agama,” kata Muhlis.

Menurutnya, begitu mendapat laporan terjadinya kasus penganiayaan, tim langsung bergerak ke rumah pelaku. Namun saat itu FF tak ada di rumah dan telah melarikan diri.

“Kami minta kerja sama dari orangtua pelaku untuk membantu mencari dan menyerahkannya. Sekitar empat jam usai kejadian, pelaku diserahkan keluarganya dan langsung kami amankan,” ucapnya.

Korban sempat dilarikan ke ruang resusitasi, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof RD Kandou. Tapi takdir berkata lain, dia menghembuskan nafas terakhir beberapa jam lalu. (RTG)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close