Berita Lokal PekanbaruNasionalNews

Status Darurat Pencemaran Udara di Riau Dicabut

Oleh: Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyatakan status Darurat Pencemaran Udara di provinsi Riau sudah berakhir tertanggal 30 September 2019.

Itu diungkapkan oleh PJ Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie. Berdasarkan hasil rapat terkait dengan perkembangan mutiara bersama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), status yang ditetapkan hingga tanggal 30 September 2019 itu tidak diperpanjang.

Dia mengatakan, dengan berakhirnya masa status Darurat Pencemaran Udara ini, posko Rumah Singgah juga tutup.

“Mulai hari ini tanggal 1 Oktober 2019 semua pos perum syariah dan evakuasi korban asap ditutup,” ungkapnya, Selasa (1/10/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah provinsi Riau telah menetapkan status Darurat Pencemaran Udara karena kondisi kabut asap pekat yang menyelimuti seluruh wilayah di Provinsi Riau akibat kebakaran hutan dan lahan.

Namun setelah penetapan status tersebut, kondisi udara di provinsi Riau terus membaik dengan turunnya hujan selama beberapa hari berturut-turut, sehingga memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau. Hingga kini udara di provinsi Riau terpantau terus membaik. bayu/jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close