Berita Lokal PekanbaruEkonomi

Produsen Lampu Ini Bakal Terangi Indonesia Timur Pakai Tenaga Surya

Oleh: Eko P

Metropekanbaru.com, JAKARTA– Produsen produk lampu tenaga surya, PT Santinilestari Energi Indonesia membidik pasar Indonesia Timur. Hal ini tak lepas dari kondisi wilayah tersebut masih banyak yang belum teraliri listrik secara maksimal.

“Oleh karena itu, kami akan membantu pemerintah menerangi wilayah Indonesia bagian timur melalui lampu bertenaga surya,” kata Direktur PT Santinilestari Energi Indonesia Ricky Sudinto Pontoh di Pasuruan, Kamis(25/7) saat pembukaan pabrik di Gempol, Pasuruan, Jatim.

Ia mengatakan, sebagian besar hasil produksi yang dihasilkan adalah lampu penerangan jalan, salah satunya jalan tol. Jumlah produksi lampu 90 persen dibanding produk lainnya.

“Kami juga bekerja sama dengan Kementerian PUPR untuk membantu mewujudkan keinginan membantu masyarakat di Indonesia Timur supaya bisa menikmati penerangan,” katanya.

Ia menjelaskan, selain lampu penerangan jalan, pihaknya juga memproduksi lampu rumah tangga, dengan menyempatkan teknologi pintar di dalamnya.

“Itulah yang membedakan lampu kami dengan produk sejenisnya, karena untuk mengoperasikannya bisa dengan menggunakan teknologi android atau juga ios,” ujarnya.

Baca Juga  Sebut Asap Sudah Teratasi, Anggota DPR RI Ajak Pejabat Pusat Tinggal di Riau

Selain itu, kata dia, lampu yang diproduksi ini seratus persen dirakit di Indonesia dengan menggunakan teknologi tenaga matahari sebagai bahan baku energi.

“Bahkan, pabrik yang kami bangun di lahan seluas satu hektar ini murni menggunakan energi matahari, dan tidak menggunakan energi listrik dari PLN,” katanya.

Itulah sebabnya, kata dia, yang membedakan produk energi terbarukan dengan produk sejenis lainnya, sehingga sangat mudah menjangkau wilayah pedalaman.

“Kami menginvestasikan dana sekitar 10 juta Dolar Amerika untuk membangun pabrik ini dengan mengakhiri sebanyak 150 tenaga kerja,” katanya.

Presiden Direktur Santini Group Luki Wanandi mengaku jika pemanfaatan energi matahari di Indonesia perlu dimaksimalkan.

“Indonesia ada dua musim, kemarau dan hujan. Ini yang harus dimanfaatkan secara maksimal, salah satunya untuk membantu penerangan di wilayah Indonesia Timur,” katanya.

Perusahaan itu kini memproduksi peralatan Elektronik khususnya Solar Smart Charge Controller, Panel Modul, Lampu SEHEN (Super Ekstra Hemat Energi), PLTS Komunal (Solar Power), dan LPJU-TS (Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya), LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum). (EP/Ant)

Baca Juga  Pansel Capim KPK Mengecewakan, Perlu Segera Dievaluasi
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close