EkonomiNasionalNews

Produksi Padi di Kota Madiun Makin Minim

Oleh: Rizki Daniarto

Metropekanbaru.com, Madiun – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta dan KP) Kota Madiun menyebut, selama ini produksi hasil pertanian belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat di kota ini. Bahkan selama setahun, produksi hasil pertanian hanya mampu memenuhi sepertiga  kebutuhan penduduk Kota Madiun.

Hal itu diakui Kepala Disperta dan KP Muntoro Danardono. Dikatakannya, untuk mencukupi kebutuhan masyarakat terutama beras, pemkot mendatangkan dari daerah sekitar Madiun.

“Kekurangannya itu didatangkan dari kabupaten lain. Lalu yang berada di distributor, di gudang, maupun di pasar untuk mensuplai kekurangan kebutuhan beras di Kota Madiun,” jelasnya, Kamis (17/10).

Kalau totalnya, katanya,  yang didatangkan itu ada 15.000 ton setahun. Pasalnya, hanya mampu mencukupi sepertiga saja karena memang lahannya terbatas.

Ia mengakui, berkurangnya produksi hasil pertanian, utamanya padi di Kota Madiun, karena hampir setiap tahun luas lahan mengalami penyusutan 1-2 persen. Hal itu disebabkan adanya alih fungsi lahan untuk pemukiman maupun pembangunan gudang dan perkantoran.

Saat ini, luas lahan hijau produktif di Kota Madiun masih 901 hektare. Karena itu untuk memaksimalkan produksi pertanian, dinas gencar mengedukasi petani yang semula tradisional, sekarang menerapkan sistem mekanisasi. Sebab, untuk meningkatkan produksi, tidak hanya menanam padi selama satu tahun, tetapi secara bergantian ditanami jagung maupun kedelai.

“Nggak hanya padi terus sebenarnya. Harus ada penggiliran tanaman agar produksinya meningkat,” katanya.

Kemudian penggunaan pupuk dan pestisida secara bijak. Sekarang ini dinasnya mendorong petani untuk mewujudkan beras sehat, yakni zero pestisida. Walaupun belum seluruhnya 100 persen, ada sejumlah kelurahan yang berhasil mengurangi penggunaan pestisida hingga 40 persen. Di antaranya di Kelurahan Sogaten, Tawangrejo dan Rejomulyo. Luasnya sekitar 14 hektare. Pun, harga jualnya pun berbeda, sekitar Rp12.500 per kg.(Riz)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close