Berita Lokal PekanbaruNasional

Perkara Suap Dana Hibah KONI, Taufik Hidayat Diperiksa KPK

Oleh: Rudi Hasan

Metroprkanbaru.com, JAKARTA– Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) mengembangkan penyidikan perkara suap dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hari ini, mantan atlet bulu tangkis Taufik Hidayat diperiksa KPK dalam pengembangan kasus tersebut.

“Taufik Hidayat dimintakan keterangan dalam penyelidikan sebagai wakil ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan staf khusus di Kemenpora,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (1/8).

Taufik akan diperiksa untuk mengkonfirmasi fakta persidangan terkait kasus tersebut. Dia dipanggil lembaga antirasuah setelah pekan lalu Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, lebih dulu diperiksa dalam kasus yang sama.

“Pengembangan dari perkara sebelumnya yang telah diproses di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor),” ucap Febri.

Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Sekretaris Jenderal KONI, Ending Fuad Hamidy, dan; Bendahara Umum KONI, Jhonny E Awuy. Dari Kemenpora, ada Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mulyana; Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kemenpora, Adhi Purnomo, dan; staf Kemenpora, Eko Triyanto.

Ending telah divonis bersalah dan diganjar hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. Sementara, Jhonny juga dikenai hukuman 1 tahun 8 bulan penjara. Saat ini, tiga pejabat dari Kemenpora masih menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi.

Nama Menteri Imam Nahrawi dan stafnya Miftahul Ulum juga disebut-sebut dalam persidangan. Mereka dikatakan para terdakwa telah menikmati uang haram dana hibah KONI. KPK mencermati fakta dalam persidangan, dan memperluas pengusutan kasus dengan memeriksa pihak terkait, termasuk Taufik Hidayat. (AIJ)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close