EkonomiNasionalNews

Pengamat Sebut Ahok Tidak Cocok Jadi Bos BUMN

Oleh: Eko P

Metropekanbaru.com, Jakarta – Pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago, menilai tidak tepat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengangkat mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, jadi pejabat tinggi di BUMN. Dia membeberkan beberapa alasannya.

Pertama, soal kapasitas Ahok. Ia meminta agar Erick terlebih dahulu mengukur kapasitas Ahok sebelum resmi menunjuk. “Bidang apa, cocok apa nggak. The right man on the right place itu penting,” kata dia melalui pesan singkat kepada Indonesiainside.id, Kamis (14/11).

Kedua, suara publik. Direktur eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu mengingatkan Erick Thohir agar mempertimbangkan aspek publik. Ada penolakan nggak atas sosok yang akan memimpin BUMN tersebut.

Ini tidak lepas dari beberapa kasus yang melibatkan Ahok. Misalnya, narapidana penistaan agama, bermasalah saat jadi Gubernurseperti masalah pembelian bus rusak dari China dan pembelian lahan di RS Sumber Waras hingga pembelian lahan di Cengkareng.

“Cari orang yang tidak terlalu berpolemik, tidak punya dinamika, sehingga resistensi itu bisa berkurang di arus bawah,” kata dia.

Ketiga, etika politik. Ipang mengingatkan bahwa etika dalam berpolitik harus dijaga secara utuh. Etika poltik tidak boleh dikesampingkan hanya karna bagi-bagi kekuasaan.

“Secara etika harus dijaga, jangan semaunya elite. Memang secara hukum belum ada putusan inkrah, tapi jangan sampai Ahok rugikan BUMN dan Jokowi,” kata dia. (EP)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close