Berita Lokal PekanbaruInternasionalNews

Pejabat Tinggi Irak Melihat Pembuatan Kiswah Ka’bah

Oleh: Nurcholis

Metropekanbaru.com, MAKKAH–Ketua Komisi Tinggi Irak untuk Ibadah Haji dan Umrah, Syeikh Khalid Al-Atiyyah memuji Kerajaan Saudi atas upayanya melayani jamaah Muslim dan menjaga tempat-tempat suci di Makkah dan Madinah.

Selama kunjungan ke pembuatan Kiswah Ka’bah di Kompleks Raja Abdul Aziz di Makkah pada hari Selasa, ia diberi pengarahan tentang berbagai tahap produksi kain penutup kiblat umat Islam yang terbuat dari sulaman emas.

Pejabat Irak dan delegasi yang menyertainya juga menonton film dokumenter tentang Kiswah dan produksinya. Sebelumnya,  hari Senin, Mufti Republik Kosovo, Syeikh Naim Ternava, juga mengunjungi fasilitas itu. Dalam kunjungan Syeikh Naim diterima oleh direktur unit hubungan masyarakat di kompleks itu, Raed bin Salah Al-Lehayani, yang memberi pengarahan kepadanya tentang fungsi keseluruhan kompleks.

Sejumlah besar jamaah haji juga mengunjungi kompleks itu, menurut Saudi Press Agency (SPA).

Juru bicara Masjidil Haram Ahmed bin Mohammad al-Mansoori, mengatakan langkah tersebut telah diambil untuk menunjukkan sejarah dan tahap produksi Kiswahh Ka’bah.

Baca Juga  KPU Pekanbaru Distribusikan Surat Suara 3 Hari Sebelum Pemilihan

Kiswahh Ka’bah diproduksi di Kompleks Raja Abdulaziz, yang menggerakkan lebih dari 200 karyawan, serta mesin jahit terbesar di dunia dengan panjang 16 meter.

Kain Kiswahh diproduksi dalam bentuk potongan besar, masing-masing selebar 10 sentimeter dan panjang 14 meter. Potongan-potongan kain tersambung, dengan tetap mempertahankan desain.

Asisten Manajer Umum Kompleks Raja Abdulaziz mengatakan, untuk menyelesaikan pembuatan Kiswah memerlukan waktu 11 bulan dengan nilai total sekitar 20 sampai 25 juta Riyal Saudi, tergantung nilai pasar untuk benang sutra, perak dan emas. (ck)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close