Berita Lokal PekanbaruNews

Papua Diguncang Gempa 6,3 Magnitudo

Oleh: Hasibuan Aman

Metropekanbaru.com, PAPUA-Papua diguncang gempa bumi 6,3 magnitudo. Guncangan gempa ini terasa kuat di beberapa kabupaten di Papua. Belum dikabarkan kerusakan dan adanya korban.

Gempabumi tektonik dengan kekuatan M 6,3 mengguncang Kabupaten Sarmi, Jayapura, Sentani dan Mambramo Raya, Wamena, Kamis (20/6) dini hari. Gempa terjadi pada pukul 00.24.51 WIB dan mengagetkan ribuan warga di wilayah setempat. Hasil analisis awal BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki kekuatan M=6,3 yang selanjutnya dimutakhirkan menjadi Mw=6,2.

“Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,23 LS dan 138,53 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 45 km arah barat daya Kota Sarmi, Kabupaten Sarmi, Propinsi Papua pada kedalaman 11 km,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc yang dipublish lewat group WA.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Kabupaten Sarmi ini merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sistem Sesar Mamberamo, tepatnya di sebelah Timur Laut Sarmi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran miring yang merupakan kombinasi antara pergerakan mendatar dan naik (oblique-thrust),” jelasnya.

Baca Juga  Pangdam Cenderawasih Diganti

Triyono menyebutkan guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Sarmi III-IV MMI, Sentani II-III MMI, Wamena I-II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 00.43 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan kekuatan M=4,9. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayaj V Papua, Herlambang menambahkan hingga saat ini pihaknya belum ada menerima laporan kerusakan bangunan di Sarmi dan Mambramo Raya akibat gempa tersebut.

‘’Warga setempat sempat panik dan keluar rumah, mungkin karena gempa terjadi malam hari,” ungkapnya.

Ia mengatakan gempa ini merupakan gempa dangkal sehingga sangat terasa di beberapa wilayah Papua. (Nds/Ima/INI-Network)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close