Berita Lokal PekanbaruNasionalNews

Menag Lukman : Umrah Digital Harus Ikuti Ketentuan UU PIHU

Oleh: Suandri Ansah

Metropekanbaru.com, JAKARTA – Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, keterlibatan platform perjalanan dan jual beli online dalam umrah digital akan memudahkan jamaah. Namun, ia menyatakan platform digital harus mengacu pada Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU).

Lukman mengatakan, platform tersebut nantinya hanya akan berperan sebagai market place (lapak dagang) terkait umrah. Dalam pelaksanaanya mereka harus bekerja sama dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

“Intinya kami ingin mengatakan bahwa sejumlah unicorn yang akan bergabung itu sifatnya hanya market place, sekadar membantu memudahkan masyarakat yang ingin berumrah dan tentu harus melalui PPIU yang memiliki syarat tertentu, jadi seluruh proses umrah harus melalui PPIU,” katanya di gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (25/7).

Lukman menegaskan, bahwa paltform jual beli online bukanlah penyelenggara umrah. Jika ingin mengadakan perjalanan umrah, mereka harus mematuhi UU PIHU. Undang-undang itu secara tegas mengatur bahwa penyelenggaraan ibadah umrah harus dilakukan PPIU.

“Karena nanti terkait pengawasan dan sistim koordinasi yang kami lakukan melalui SiPatuh (sistem informasi pengawasan terpadu umrah dan haji) terkait pengelolaan terpadu umrah dan haji khusus,” kata Lukman.

Indonesia-Arab Saudi pada awal Juli lalu telah meneken MoU Ekonomi Digital yang diwakili Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, dengan Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Arab Saudi, Abdullah Alshawa.

Kedua pemerintahan sepakat memperkuat kerja sama ekonomi digital. Dalam kesempatan ini, Menkominfo juga menjelaskan potensi kerja sama Indonesia-Arab Saudi terutama berkaitan dengan Umroh.

Kolaborasi dengan Arab Saudi antara lain mencakup inisiasi pengembangan Umrah Digital Enterprise, yang diyakini mampu menjadi solusi bersama memecahkan masalah utama di seluruh rantai Umrah. Dua unicorn Indonesia, Tokopedia dan Traveloka akan mengambil bagian dalam kolaborasi ini sebagai perwakilan industri Indonesia. (*/Dry)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close