EkonomiNasionalNews

Memperbanyak UPPB di Sumsel Pangkas Rantai Pemasaran Karet

Oleh: Rio AP

Metropekanbaru.com, Palembang — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menggenjot pembentukan Unit Pengolahan Pemasaran Bokar (UPPB) untuk meningkatkan mutu dan harga karet di wilayahnya. Ini menyusul kondisi harga karet yang makin menurun.

“Solusi guna meningkatkan harga karet adalah menjaga kualitas karet dan juga memotong rantai pemasaran dengan membentuk UPPB,” ujar Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil (P2HP) Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Rudi Arpian di Palembang, Selasa (8/10).

Dia menjelaskan, jika dibanding harga awal Oktober hingga saat ini terjadi penurunan harga sebesar Rp 611 per kilogram yang semula seharga Rp 8.525 per kilogram untuk karet mingguan menjadi Rp 7.914 per kilogram.

“Ada banyak faktor yang mempengaruhi harga karet itu. Di antaranya, suplai di pasar karet internasional, perkembangan industri otomatis, ban, dan lainnya,” kata Rudi.

Menurut dia, saat ini kondisi petani karet di Sumatera Selatan yakni mutu bokar yang rendah dan beragam, sarana produksi terbatas, rantai pemasaran yang panjang, serta persaingan harga yang tidak transparan.

Baca Juga  Sumber Air Zamzam, Lebih dari 5 Ribu Tahun Tak Pernah Kering

Pihaknya mendorong agar dibentuknya UPPB serta para petani ikut dalam keanggotaan UPPB. Dia menilai, dengan bergabungnya sebagai anggota UPPB maka akan mendapatkan nilai tambah, mengembangkan jaringan pemasaran, dan lainnya.

“Ya, jadi kita akan terus menggenjot pembentukan UPPB di Sumatera Selatan,” tambah dia.

Dia pun menambahkan, untuk pembentukan UPPB di Sumatera Selatan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Menurutnya, pada 2017, jumlah UPPB hanya 151 unit, lalu di 2018 meningkat menjadi 178 unit, dan 2019 kembali meningkat menjadi 207 unit.

Dikatakan dia, pembentukan UPPB ini disesuaikan dengan potensi desa dominan karet. Contohnya, kata dia, seperti di Kabupaten Banyuasin yang jumlah UPPB ada 58 desa dari desa sentra karet sebanyak 62. Artinya, masih ada peluang dibentuknya 4 UPPB baru. “Akan kita genjot pertumbuhan UPPB baru. Apalagi masih banyaknya potensi dan sentra karet di Sumatera Selatan,” ujarnya. (RAP)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close