NasionalNews

Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk dengan Sekarung Uang

Oleh: Rizki Daniarto

Metropekanbaru.com, Blitar – Seorang pencari lebah madu, Supri, warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, menemukan sesosok mayat perempuan tanpa identitas. Mayat tersebut dalam kondisi membusuk di tengah hutan Salam, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Saat ditemukan, mayat perempuan yang diperkirakan berusia 40 tahun ini dikerumuni lalat. Lokasi temuan yang berada di sisi selatan Gunung Kelud ini cukup jauh jaraknya dari permukiman warga. Kawasan ini jarang dijamah karena medan ke lokasi yang cukup ekstrem.

“Jenazah perempuan tanpa identitas ini ditemukan Jumat (25/10). Proses evakuasinya baru dilakukan kemarin karena medannya cukup ekstrem,” ujar Kapolsek Nglegok AKP Lahuri, Minggu (27/10).

Lahuri menceritakan, Supri saat itu memang pergi ke hutan untuk mencari madu. Saat melintas jalan setapak hutan Salam, Supri melihat sesosok mayat yang sudah membusuk. Pencari lebah ini kemudian kembali untuk memberitahu warga.

Di tengah perjalanan pulang, ia bertemu dengan dua pencari madu lainnya, Supi’i dan Agus, warga Desa Penataran. Mereka kemudian bersama-sama melaporkan ke aparat kepolisian Sektor Nglegok pada malam harinya.

“Atas pertimbangan dari saksi terkait sulitnya lokasi penemuan mayat, sehingga diputuskan untuk evakuasi mayat esok hari,” imbuh Lahuri.

Polsek Nglegok bersama Tim Identifikasi Polres Blitar Kota serta petugas Puskesmas Nglegok, berangkat menuju TKP penemuan mayat di tengah hutan Salam. Sulitnya medan serta jauhnya lokasi membuat tim harus bersusah payah untuk mengevakuasi jenasah perempuan ini.

Petugas menemukan uang kertas dengan pecahan Rp 500, 1.000, 2.000 serta 5.000 dibendel rapi dengan karet yang berada di dalam karung kain. Karung tersebut berada di dekat jenazah korban.

“Uang tersebut diduga milik korban,” kata mantan Kapolsek Kesamben Blitar ini.

Setelah mayat berhasil dievakuasi, selanjutnya dibawa ke RS Mardi Waluyo, dengan mobil ambulan Puskesmas Nglegok untuk divisum. Polisi masih mencari penyebab meninggalnya korban.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban,” kata Lahuri.(Riz)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close