Berita Lokal PekanbaruPolitik

Masa Tenang Membandel, Caleg Terancam  Hukuman Dua Tahun Penjara

Oleh : Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengancam calon legislatif (Caleg) yang yang masih menyalahi aturan. Memasang Alat Peraga Kampanye (APK) saat masa tenang bakal dijerat dengan Undang-undang Pemilu.

Itu diungkapkan oleh Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan kepada Metropekanbaru.com, Rabu (10/4/2019). Rusidi mengatakan, ini dilakukan untuk mengingatkan para Caleg yang masih membandel tetap memasang APK di tempat yang dilarang, salah satunya bilboard berbayar.

Kata Rusidi, banyaknya Caleg yang masih membandel karena saat ini sanksi yang diberikan ringan. Ini yang membuat jera pra Caleg tersebut.

“Saat ini kita memang kesulitan, karena sanksinya ringan, hanya diturunkan saja, sehingga para Caleg tidak jera dan mengulangi kembali,” katanya.

Ditambahkannya, selanjutnya pihak Bawaslu akan memberikan sanksi tegas kepada Caleg yang masih membandel, terutama pada saat masa tenang kampanye mendatang.

“Di masa tenang nanti, kalau masih ada yang memasang APK akan kami tindak tegas, akan dijerat UU Pemilu, karena sudah di luar waktu kampanye. Ancaman hukumannya minimal 2 tahun penjara,” tegas Rusidi.

Baca Juga  Presiden Turki : Morsi Itu Martir di Negara Tiran Mesir

Rusidi mengatakan, sebelum masa tenang itu, pihaknya sudah akan melayangkan surat kepada partai-partai politik.

“Kami akan tegas, jadi kami imbau agar semua taat aturan. Sebelum masa tenang nanti kami akan layangkan surat ke partai,” pungkasnya.

Sebagai informasi, masa tenang Pemilu 2019, akan dimulai pada 14 April 2019. Masa tenang akan berlangsung selama 3 hari sebelum hari pemilihan digelar 17 April 2019. (bayu/jss)

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close