Berita Lokal PekanbaruInternasional

Malaysia Awasi Ketat Rokok Elektronik dan Shisha

Oleh: Nurcholis

Metropekanbaru.com, KUCHING-Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH) akan memperkenalkan undang-undang baru tentang penggunaan vape atau  rokok elektronik,  dan shisha di sebelum Maret 2020.

Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad mengatakan kepada Bernama, kementerian kesehatan saat ini sedang dalam tahap akhir studi untuk menetapkan undang-undang yang dianggap lebih komprehensif dan akan menangani berbagai masalah.

“Kami mendekati akhir diskusi dengan Jaksa Agung dan kami berharap dapat mempresentasikannya di Parlemen pada kuartal pertama sebelum Maret tahun depan,” katanya kepada wartawan setelah menghadiri ‘Stop Stigma’ yang dijalankan oleh Rumah Sakit Umum Sarawak di Gedung Pertemuan Negara Malaysia alama di Kuching, hari Ahad (8/9).

Lebih lanjut, dia mengatakan tindakan itu tidak hanya mencakup tembakau tetapi beberapa efek samping lain dari nikotin dalam vape atau rokok elektronik.

Sebelumnya, Wakil Menteri Lee Boon Chye mengetuai komite khusus yang membahas masalah vape dan shisha yang turut melibatkan Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen (KPDNHEP), Kerangka Pengendalian Tembakau (FCTC) dan apotek Depkes yang bertanggung jawab atas penemuan produk tembakau yang mengandung nikotin.

Baca Juga  Dinihari ini 130 Napi Rutan Siak Diborgol, Dipindah ke Pekanbaru

Dr Dzulkefly menjelaskan UU ini disiapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global tentang pentingnya kesehatan mental yang semakin meningkat.

“Di Malaysia, tren bunuh diri di kalangan remaja telah menunjukkan peningkatan selama beberapa tahun terakhir.

“Studi Kesehatan dan Morbiditas Nasional pada tahun 2017 menemukan bahwa prevalensi ide bunuh diri di antara usia 13-17 tahun adalah 10 persen dibandingkan dengan 7,9 persen pada 2012,” katanya. (CK)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close