Berita Lokal PekanbaruNasionalNews

Mahasiswa Riau Sampaikan Tujuh Poin Tuntutan, Minta DPRD Sampaikan ke Pusat

Oleh: Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Sekitar seribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Riau Menggugat melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Riau, Senin (30/9/2019).

Dalam aksinya, terdapat sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran kepada DPRD Riau. Salah satunya adalah mengenai RKUHP yang saat ini banyak menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Ada tujuh poin tuntutan yang disampaikan oleh masa aksi, yang merupakan mahasiswa dari sejumlah universitas ternama di Kota Pekanbaru itu.

“Melihat dan mengkaji polemik dan permasalahan yang akhir-akhir ini terjadi, dengan ini Aliansi Mahasiswa Riau Menggugat menyatakan tuntutan sebagai berikut. Pertama menolak KUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan dan RUU Ketenagakerjaan. Kami juga mendesak pembatalan UU KPK dan UU SDA,” ungkap salah seorang orator saat membacakan tuntutan didepan sejumlah anggota DPRD Riau yang menemui mereka.

Tuntutan kedua yang disampaikan oleh demonstran yakni meminta kepada pemerintah pusat untuk membatalkan pimpinan KPK bermasalah pilihan DPR.

“Ketiga kami menolak TNI dan Polri untuk menempati jabatan sipil. Keempat kami juga meminta stop militerisme Papua dan di daerah lainnya serta bebaskan tahanan politik Papua segera. Kelima, kami minta hentikan kriminalisasi terhadap aparat aktivis,” ujarnya.

Tuntutan keenam yang disampaikan para demonstran yakni meminta agar penegak hukum segera menindak tegas korporasi yang melakukan pembakaran hutan dan lahan. “Cabut izin para korporasi nyanh terbukti melakukan pembakaran lahan,” teganya.

Sementara tuntutan terakhir yang disampaikan oleh seribuan mahasiswa itu adalah meminta pemerintah menuntaskan permasalahan HAM.

“Tuntaskan permasalahan HAM dan adili penjahat HAM, termasuk yang duduk di lingkaran kekuasaan. Pulihkan segera hak-hal korban,” ujarnya.

Ketujuh tuntutan tersebut disampaikan oleh para demonstran di depan dua anggota DPRD Riau yang menemui mereka, yakni Kemri Amri dan Parisman Ihwan. bayu/jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close