Berita Lokal PekanbaruEkonomi

Lebaran, Ramai-ramai Tebus Emas di Pegadaian Hingga Rp1,5 Triliun

Oleh: Jee Jaini

Metropekanbaru.com, SURABAYA-Lebaran barokah. Setidaknya itu yang terlihat di Pegadaian. Di lebaran ini, berduyun-duyun masyarakat menuju Kantor Pegadaian. Bukan untuk menggadaikan barang, tetapi untuk mengambil perhiasan emas yang awal Ramadan digadaikan.

Arus mudik Lebaran berpengaruh pada transaksi di Pegadaian. Selama Ramadan ini, jumlah transaksi emas di PT Pegadaian mengalami kenaikan.

“Bukan banyak yang menggadaikan, melainkan justru banyak yang menebus,” ungkap Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Harianto Widodo, Selasa (4/6).

Di awal Ramadan, banyak masyarakat menggadaikan emas. Di akhir Ramadan menjelang Lebaran, masyarakat ramai-ramai menebus emasnya. Barang yang digadaikan memang dominan emas. Bahkan, persentase emas ini mencapai 98 persen.

Harianto mengatakan, dalam dua pekan terakhir secara akumulasi tebusan bisa mencapai Rp1,5 triliun. Pola penebusan yang masif menjelang Lebaran ini menunjukkan sejumlah nasabah membutuhkan kembali barang miliknya.

Dari angka Rp1,5 triliun itu, di Surabaya pergerakannya cukup signifikan. “Untuk kantor wilayah Surabaya, dalam kurun seminggu ini tebusan mencapai Rp23 miliar,” terang dia.

Untuk tren menggadaikan, terjadi pada awal Ramadan. Barang yang digadaikan itu bukan berarti untuk pemenuhan konsumtif. Sebaliknya, mayoritas masyarakat ingin memiliki dana segar untuk menambah stok dagangan atau jualan.

Secara nasional, Harianto Widodo menyatakan Pegadaian menargetkan pertumbuhan 15 persen dengan nilai outstanding loan Rp5 triliun. Dari nilai itu, bisnis PT Pegadaian masih didominasi transaksi gadai yang mencapai 80 persen, sisanya 20 persen transaksi non-gadai.

Ia berharap transformasi bisnis Pegadaian terus berkembang. Menurutnya, di era sekarang layanan Pegadaian tetap dibutuhkan masyarakat. (Lin/jss)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close