Berita Lokal PekanbaruProfil

Kisah Zie Chocolate, Pasang Surut Membawa Berkah

PEKANBARU – Berawal dari hobi. Kesuksesan Delvia Oktarina (38) dalam membangun gerai usaha miliknya berbuah manis. Bahkan sudah mampu mengkolaborasikan usaha panganan berbahan dasar cokelat miliknya dengan usaha beda jenis lainnya.

Tipsnya, pasang surut sulitnya merintis usaha dari nol harus dilalui dan jangan pernah menyerah. Yang ada hanya satu, jalan terus dan bermimpi untuk dapat mengembangkan usaha bak industri jajanan kelas dunia.

Berikut, sepenggal kisah Delvia Oktarina pemilik gerai Zie Choclate yang berhasil kami ditemui di tokonya yang berada di Jalan Gurami Raya, Limbungan Baru, Rumbai Pesisir, Pekanbaru.

Melahirkan anak pertama membuat
Delvia membulatkan tekat untuk memutuskan mengasuhnya tanpa bantuan asisten rumah tangga.

Padahal, hobi yang telah digelutinya semasa kuliah dalam berjualan cemilan dengan bahan cokelat harus terhenti dan memaksanya untuk meluangkan waktu lebih banyak lagi hanya untuk si buah hati.

Berjalannya waktu si buah hati beranjak mulai bisa mandiri. Sampai pada akhirnya, peluang untuk merintis usaha kembali satu persatu mendatanginya.

“Pas di kantor kawan-kawan heboh coklat valentine. Saya iseng tawari ke teman cokelat karakter. Dan malah membludak banjir pesanan,” sebutnya, Minggu, 16 Desember 2018.

“Waktu itu tahun 2009. Saya lihat belum ada cokelat karakter. Itu yang saya coba. Kemudian buat oleh-oleh buat konsulat Malaysia. Sebenarnya itu yang membuka jalan. Sehabis itu ada saja yang datang,” imbuhnya.

Waktu terus berlalu. Usaha tak afdal tanpa terpaan badai. Pemasaran disebut-sebut menjadi kendala tersendiri baginya. Selain itu jarak tenpuh yang cukup jauh juga sempat menghambat dagangannya dalam perdana merintis berjualan brwonies cokelat.

“Selain itu bahan baku juga sempat susah didapat. Pada waktu itu cokelat tahun 2011 awal-awal susah. Karena belum kenal distributor cokelat warna,” harapnya.

Namun saat ini, usaha yang digeluti telah berkembang dengan pesat. Masih tetap menomor satukan jajanan brwonis cokelatnya hingga saat ini.

“Kita juga menghadirkan produk saingan seperti kue paha ayam, kue nampan dan tampah, risol cokelat leleh, pie brownis, brownis bakar, cup cake, kue ulang tahun, molen bandung dan jajanan pasar. Dengan hadirnya banyak produk, orang tentu banyak pilihan,” tutupnya. Azhar (1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close