Berita Lokal PekanbaruNews

Ketum DDII : Ustaz Abdul Somad Itu Ulama Cinta NKRI

Oleh: Taufan

Metropekanbaru.com, PALU – Ketua Umum (Ketum) Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Mohammad Siddik, memberikan peringatan tegas terhadap siapapun yang hendak memelintir isu yang ditujukan kepada ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS). Ketum DDII tersebut menyatakan, pihaknya bersama ormas Islam lainnya siap menjadi benteng bagi UAS jika ada pihak yang menyebutkan ceramah tertutupnya sebagai penistaan agama lain.

“Intinya kami siap. Tim pengacara Dewan Dakwah dan sejumlah pengacara lain di seluruh Indonesia, telah menyatakan diri siap membantu UAS. Hal ini, juga telah kami bicarakan di lingkungan DDII sendiri,” katanya seperti dikutip dari Suarapalu.com, Senin (19/8).

Bagi Mohammad Siddik, UAS merupakan seorang ulama yang netral dan tidak pernah memprovokasi umat Islam dan umat lain di dalam setiap ceramahnya. Dia menganggap, apa yang dipersoalkan sejumlah pihak, terkait ceramah UAS di satu lokasi yang tidak diketahui di NTT dan beredar di youtube tersebut, tidak pada tempatnya.

Mohammad Siddik menegaskan, ada tiga poin yang perlu ditekankan dalam persoalan tersebut. Pertama, ceramah UAS yang saat ini sedang diributkan, tidak dilakukan di suatu acara besar atau tempat terbuka. Kedua, jawaban UAS yang dipersoalkan oleh sejumlah kalangan terkait simbol salib, hanya untuk kalangan muslim saja.

“Ketiga, ceramah itu sudah beberapa tahun lalu. Kenapa baru dipersoalkan sekarang? Jangan sampai, orang atau pihak yang ingin mempersoalkan ceramah UAS itu, ingin memprovokasi dan meregangkan kerukunan umat beragama di Indonesia,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, jika ingin mempersoalkan ceramah UAS terkait simbol salib tersebut, umat Islam juga bisa melakukan hal sama. Dimana, di dalam kitab suci agama lain menyebutkan, Tuhan atau Allah itu mempunyai anak.

“Sedangkan, di dalam surat Al Ikhlas telah jelas disebutkan, jika Allah itu tidak beranak dan tidak diperanakkan. Tetapi, sebagai agama yang cinta kedamaian dan mengedepankan kerukunan, kita tidak ingin mempersoalkan lebih jauh hal itu. Sebab, itu merupakan keyakinan setiap agama,” urainya.

Selain itu, salah seorang politikus dari Partai NasDem yang juga Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, juga telah menghina Islam dan menyatakan ingin membunuh umat Islam. Tetapi, sampai saat ini, persoalaan yang telah dilaporkan ke Bareskrim Polri tersebut, tidak ada juga titik terangnya.

Menurut Ketum DDII ini, UAS adalah seorang ulama yang dianggapnya sangat cinta terhadap Negara Kesatuan RI (NKRI). Menurut Ketum DDII ini, hal itu juga bisa dibuktikan dari berbagai ceramah dan keseharian UAS sendiri.

“UAS merupakan seorang ulama yang sangat berimbang, di dalam setiap ceramahnya. Dia juga sering membantu DDII di dalam kajian agama dan membantu dai pedalaman Dewan Dakwah. Olehnya, DDII siap membantu jika ada yang ingin mempersoalkan ceramah UAS tersebut,” tegasnya. (Taf/EP- INI Network)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close