Berita Lokal PekanbaruNews

Kena OTT KPK, Partai Demokrat Pecat Dua Bupati

Oleh: Muhajir

Metropekanbaru.com, JAKARTA– Partai Demokrat memecat Bupati Muara Enim, Ahmad Yani, dan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, sebagai ketua DPD partai berlambang mercy itu. Hal ini disampaikan Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Dia mengatakan, kedua kader itu dipecat lantaran telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK pada Selasa (3/9) lalu. Suryadman Gidot merupakan Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Kalimantan Barat dan Ahmad Yani adalah Ketua DPC Partai Demokrat Muara Enim.

” Dewan Pimpinan Pusat akan segera memutuskan dan mengeluarkan pemberhentian yang bersangkutan dari Partai Demoktat,” kata Ferdinandl, Kamis (5/9).

Ferdinand menuturkan, setiap kader Demokrat sudah menandatangani pakta integritas. Dalam pakta integritas itu disebutkan bahwa kader harus bersedia mundur atau diberhentikan bila ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Pakta integritas Itu sudah menjadi bukti komitmen Demokrat dalam pemberantasan korupsi. “Itu sesuatu yang pasti dan tidak bisa ditawar-tawar sebagai komitmen dari pemberantasan korupsi dari Partai Demokrat,” ujar Ferinand.

Ahmad Yani terjaring KPK karena diduga menerima suap proyek pembangunan jalan di wilayahnya. Lembaga antirasuah itu menyita uang 35 ribu dollar Amerika Serikat yang diduga bayaran atau fee dari pengusaha.

Sementara, Suryadman Gidot dan empat orang lainnya dicokok KPK pada Selasa (3/9). Dari operasi ini KPK menyita uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait proyek di wilayah tersebut. (EP)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close