Berita Lokal PekanbaruNews

Kabut Asap Makin Pekat, Udara Pekanbaru Tidak Sehat

Oleh: Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di sejumlah wilayah Riau mengakibat kabut asap semakin pekat. Hal ini mempengaruhi kualitas udara yang ada.

Dari pantauan Metropekanbaru.com, kabut asap di Kota Pekanbaru pagi ini, Sabtu (7/9/2019), kabut asap tampak lebih pekat dari hari biasanya. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahkan memantau jarak pandang di Kota Pekanbaru pagi ini hanya sejuah 1,2 km.

Bukan hanya itu, menurut pantauan BMKG, kualitas udara di Kota Pekanbaru, dilihat dari konsentrasi PM10, udara di Kita Pekanbaru menunjukkan kondisi yang tidak sehat. Dari data BMKG dalam situs resminya, konsentrasi PM10 di Kota Pekanbaru pukul 08.00 WIB, menunjukkan angka 165.37 dan menunjukkan kondisi tidak sehat.

Kondisi kabut asap yang semakin pekat ini bukan hanya terjadi di Kota Pekanbaru, kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah Riau, seperti di Kota Dumai, Indragiri Hulu dan Pelalawan.

Akibat kabut asap yang kian pekat ini, BMKG memantau, jarak pandang di wilayah Kota Dumai dan Indragiri Hulu hanya sejuah 4 km.

Kondisi lebih parah bahkan terjadi di Kabupaten Pelalawan. Di wilayah ini, BMKG memantau jarak pandang hanya sejuah 2 kilometer.

Kabut asap diperkirakan tidak akan hilang dari wilayah Riau dalam waktu dekat. Mengingat banyaknya titik kebakaran di wilayah Riau terus bertambah. Seperti diberitakan sebelumnya, pagi ini BMKG memantau ada 154 titik panas di Riau dengan jumlah titik api sebanyak 97 titik. bayu/jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close