Berita Lokal PekanbaruNews

Kabar Anggota TNI Gugur di Nduga Itu Hoaks

Oleh: Faisal Narwawan

Metropekanbaru.com, JAYAPURA-Isu beredar, seorang anggota TNI gugur dalam tugas di Nduga, Papua. Itu dipastikan kabar bohong. Hoaks.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi memastikan tidak ada penembakan yang dilakukan kelompok separatis bersenjata terhadap anggota TNI di Kabupaten Nduga, Papua. Klarifikasi ini sekaligus membantah adanya isu anggota TNI yang gugur.

“Saya baca di medsos, katanya komandan satuan dari TNI meninggal. Saya mau katakan ini informasi tidak mendasar dan sengaja dibuat-buat oleh mereka, oleh kelompok separatis,” ujar Aidi kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (15/6).

Menurut Aidi, isu hoaks tersebut bisa jadi untuk menciptakan opini. “Itu hoaks karena kalau ada anggota TNI yang gugur di medan tugas, jangankan gugur luka saja di medan tugas kami akan laporkan ke keluarga,” ungkap Aidi.

Institusi TNI sangat tertib administrasi dan setiap prajurit TNI punya nomor registrasi, punya keluarga dan alamat jelas. “Jadi tidak mungkin ada jenazah kita sembunyikan dari kelurganya, tidak bisa seperti itu, pasti ketahuan, karena tradisi militer kalau ada prajurit yang gugur ada agenda yang dilakukan, upacara penyambutan dan lainnya,” jelas Aidi.

Sebelumnya, dalam postingan di media sosial Facebook menyebutkan Kepala Komandan TNI tertembak dan gugur setelah baku tembak dengan kelompok separatis yang disebut TPNPB-OPM.

Postingan yang meyebutkan bersumber dari TPNPB-News mengatakan, pada tanggal 12 Juni 2019 terjadi baku tembak antara TNI kontra TPNPB-OPM di Distrik Derakma Kampung Dobobem-Nduga Papua.

Dobobem adalah daerah perbukitan di distrik Derakma yang diketahui TNI sebagai jalan keluar-masuk anggota TPNPB-OPM, sehingga dijaga ketat oleh TNI. Disebutkan juga helikopter TNI mendarat di Distrik Derakma untuk evakuasi korban dari Nduga ke Timika–Papua.

“Kebetulan 5 personil TPNPB lewat jalan tikus, dan dihadang dengan tembakan TNI hingga baku tembak tak terhindarkan,” tulis postingan tersebut.

Atas informasi hoaks itu, Kapendam Cenderawasih meminta netizen cerdas dalam menanggapi informasi yang beredar apa lagi tak memiliki sumber jelas. (Aza/Nds/INI Network)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close