Berita Lokal PekanbaruNews

Jamaah Calon Haji Kalteng Kecelakaan, Lima Orang Cedera

Oleh: Azhar AP

Metropekanbaru.com, PALANGKA RAYA– Lima calon haji asal Kota Palangka Raya mengalami cedera akibat kecelakaan bus terguling di Jalan Trans Kalimantan kilometer 1, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Selasa (23/7) malam.

Penyebab bus keluar jalur hingga terguling di sisi jalan raya belum diketahui. Namun, akibat kejadian itu, lima calon haji cedera dan langsung dilarikan ke RSUD Pulang Pisau untuk mendapatkan pertolongan.

Meski begitu, lima jamaah yang cedera tetap diizinkan melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci setelah mendapat penanganan medis. “Semua calon haji itu bisa kembali melanjutkan perjalanan menuju Embarkasi Banjarmasin (Kalimantan Selatan) setelah mendapat penanganan selama dua sampai tiga jam di rumah sakit,” kata Pelaksana Tugas Direktur RSUD Pulang Pisau dr Mulyanto Budihardjo di Pulang Pisau, Rabu (24/7).

Dari lima calon haji yang cendera, terdiri tiga perempuan dan dua laki-laki. Mereka ditangani di instalasi gawat darurat rumah sakit setempat. Ada yang mengalami luka ringan dan ada pula menderita pembengkakan akibat benturan.

Satu orang calon haji harus mendapat beberapa jahitan akibat mengalami luka di bagian telinga. Rata-rata korban masih mengalami syok setelah mengalami kecelakaan.

Mulyanto menyebutkan lima korban cedera tersebut yaitu Misrawati (44) mengalami LBP (low back pain), Normayani (49) mengalami hematoma dorsum manus D dan contusio frontal D, Noor Hayati (44) mengalami cephalgia, Supardi (45) mengalami V L auricula S dan Jorjani (51) mengalami vertigo post trauma.

Sebelum kecelakaan itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membangun rest area di RM Candi Laras. Pihaknya menempatkan ambulans yang dipersiapkan jika terjadi hal di luar yang diinginkan selama musim pemberangkatan rombongan jamaah calon haji.

Dengan kesiapan itulah, proses evakuasi korban bisa dilakukan dengan cepat. “Rest area untuk jamaah calon haji yang sebelumnya telah dipersiapkan ini bertujuan agar bisa digunakan jika ada calon haji yang mengalami gangguan kesehatan dan penanganan apabila terjadi situasi darurat,” kata Mulyanto.

Tahun ini, rombongan jamaah calon haji asal Kalimantan Tengah harus menempuh jalan darat menggunakan bus untuk menuju Embarkasi Syamsudin Noor Kalimantan Selatan.

Hal itu terpaksa dilakukan lantaran tahun ini Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya batal menjadi Embarkasi Antara sehingga jamaah harus menempuh perjalanan darat. (Aza/Ant)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close