Berita Lokal PekanbaruNasional

IPW : Jaksa Agung Ideal Itu Bukan Politisi dan Dari Luar Kejaksaan

Oleh: Muhajir

Metropekanbaru.com, JAKARTA– Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan ada empat syarat ideal yang harus jadi pertimbangan Presiden Jokowi dalam memilih Jaksa Agung Baru. Jaksa Agung harus berkomitmen dalam mendorong terciptanya kepastian hukum.

Syarat itu antara lain, pertama, Jaksa Agung harus bisa bekerja sama dengan Polri. Kedua, figur berasal dari luar kejaksaan sehingga tidak ‘tersandera’ dengan masa lalu.

Ketiga, bukan kader partai politik, sebab penempatan kader parpol di posisi Jaksa Agung akan mengancam independensi Korps Adhyaksa dalam melakukan penegakan hukum secara berkeadilan. Keempat, figur Jaksa Agung baru harus berkomitmen menuntaskan kasus-kasus hukum yang selama ini mandek di kejaksaan.

Terkait poin keempat, Neta mencontohkan kasus penembakan yang menyebabkan tersangka pencurian burung walet tewas di Bengkulu. Dalam kasus tersebut, penyidik senior KPK, Novel Baswedan, diduga terlibat.

Dia mengatakan, kasus Novel di Bengkulu sudah tahap P21 atau berkas perkaranya dinyatakan lengkap, tapi tak kunjung dilimpahkan kejaksaan ke pengadilan. Bahkan, keluarga korban sudah memenangkan praperadilan dan majelis hakim memerintahkan agar kejaksaan segera melimpahkan kasus Novel ke pengadilan.

“Tetapi, Jaksa Agung tak peduli. BAP kasus Novel tetap disimpan di kejaksaan. Jajaran kejaksaan tidak peduli dengan rasa keadilan keluarga korban yang tewas akibat ditembak, yang diduga dilakukan Novel,” kata Neta dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/8).

Menurut dia, seharusnya kasus penembakan itu dilimpahkan ke pengadilan agar ada pelaku yang sebenarnya bisa diungkap. Kasus BAP yang tidak dilimpahkan menunjukkan tidak ada kepastian hukum maupun transparansi penegakan hukum.

Dari kasus ini, Neta melihat Jaksa Agung gafal menciptakan kepastian hukum. Maka itu, dia meminta agar Presiden Jokowi dalam membentuk kabinet jilid II perlu memilih Jaksa Agung yang berkomitmen menciptakan kepastian hukum dan menuntaskan kasus-kasus yang belum diselesaikan.

“Presiden Jokowi diharapkan memilih figur Jaksa Agung yang bisa bekerjasama dengan Polri sehingga penegakan supremasi hukum dan kepastian hukum di periode terakhirnya sebagai presiden berjalan maksimal sesuai harapan masyarakat,” kata Neta.(EP)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close