Berita Lokal PekanbaruEkonomi Kreatif

Inflasi Kota Kediri Tercatat Paling Rendah Se-Indonesia

OlehRizki Daniarto |

Metropekanbaru.com, SURABAYA-Inflasi Kota Kediri, Jawa Timur tercatat paling rendah se-Indonesia. Ini sebuah prestasi. Itu karena didorong kenaikan tarif angkutan serta harga daging ayam.

Pada bulan Mei 2019, Kota Kediri mengalami inflasi terendah se-Indonesia yaitu pada angka 0,05 persen. “Prestasi Kota Kediri mengendalikan inflasi sebesar 0,05 persen pada Mei 2019. Bukan hanya paling rendah di Jawa Timur, tapi juga terendah se-Indonesia. Sedangkan inflasi Provinsi Jawa Timur tercatat 0,29 persen pada Mei 2019,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri, Ellyn T. Brahmana, Selasa (11/6).

Ellyn merinci, pencapaian inflasi Kota Kediri selama Mei 2019 turut disumbang oleh kenaikan harga sejumlah komoditas. Antara lain kenaikan harga daging ayam ras 4,54 persen, yang memiliki andil terhadap inflasi bulan Mei 2019 sebesar 0,061 persen.

Selain itu, inflasi Kota Kediri juga dipengaruhi meningkatnya tarif angkutan atau transportasi 7,22 persen. Sektor itu menyumbang 0,034 persen terhadap inflasi kota ini pada Mei 2019.

Baca Juga  Prabowo-Sandi Menang di 7 Kecamatan Kota Pekanbaru 

“Sementara, inflasi juga dipicu naiknya harga apel sebesar 14,89 persen dengan andil inflasi 0,054 persen. Bahkan, dipengaruhi kenaikan harga buah pir sebesar 34 persen yang berkontribusi 0,038 persen terhadap inflasi bulan Mei 2019,” katanya.

Meski demikian, tambah dia, ada pula 10 komoditas yang menghambat laju inflasi. Berbagai barang tersebut di antaranya turunnya harga bawang merah, beras, sawi hijau, tomat sayur, terong, bayam, dan wortel.

“Walau ada penurunan harga pada sejumlah komoditas itu, pemda dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat tak boleh lengah. Mereka juga harus terus memantau pergerakan harga dan pasokan bahan pokok di lapangan,” katanya.

Kewaspadaan ini, lanjut dia, lantaran pada Juni 2019, cuaca cenderung panas. Kondisi semacam ini, bisa berdampak buruk pada bahan pokok yang sifatnya musiman sehingga harganya dikhawatirkan bakal naik.

Secara kumulatif inflasi kalender Kota Kediri terealisasi 0,64 persen (antara Mei 2019 terhadap bulan Mei 2018). Lalu, inflasi year on year (yoy) mencapai 2,14 persen atau antara Mei tahun 2019 terhadap Desember tahun 2018. (Riz/Ima/INI-Net

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close