NasionalNews

Hebat.. Industri Rumahan Indonesia jadi Percontohan Afghanistan

Oleh: Indrawati

Metropekanbaru.com, Mataram – Dalam penutupan Second Workshop on Women Economic Empowerment for Afghanistan, pemerintah Republik Islam Afghanistan berharap bisa belajar Industri Rumahan (IR) dari Indonesia.

Melalui rilis yang kami terima, Deputi bidang Teknis dan Kebijakan Kementerian Urusan Perempuan Republik Islam Afghanistan, Spozhmai Wardak menuturkan, pihaknya mendapat hal positif dari keberhasilan Indonesia memberdayakan perempuan.

“Indonesia, Jerman dan Afghanistan juga sepakat akan mengambil langkah konkrit untuk pemberdayaan ekonomi perempuan di Afghanistan kedepannya. Keberhasilan workshop ini sangat penting bagi negara dan perempuan Afghanistan,” ujarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu(9/11).

Diketahui, workshop ini merupakan bagian dari program kerjasama Triangular antara Indonesia – Jerman – Afghanistan untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan Kementerian Urusan Perempuan, Republik Islam Afghanistan dan Pemerintah Jerman melalui Geselleschaft fur Internationale Zussammenarbeit (GIZ).

Tujuannya, kata Spozhmai Wardak, untuk menyusun dan memperdalam konsep pemberdayaan ekonomi perempuan yang berada dalam struktur patriarki dan konservatif.

Sementara, Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Kemen PPPA, Muhammad Ihsan menjelaskan, dalam workshop ini peserta mempelajari laporan kondisi ekonomi perempuan di Samangan, Afghanistan (daerah percontohan) sebagai tindak lanjut workshop Development Women Empowerment Through Home Industry in Indonesia yang digelar pada Juli 2019 di Yogyakarta.

“Laporan ini mendiskusikan empat isu terkait pemberdayaan ekonomi perempuan yang ingin dipelajari oleh Afghanistan yaitu produksi dan pengemasan, pemasaran atau marketing, akses dan keuangan, serta aspek sosial budaya dalam sistem patriarki,” katanya. (Ani)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close