Berita Lokal PekanbaruNewsUncategorized

Hari Kemerdekaan, 13.442 Napi di Jatim Dapat Remisi

OlehRizki Daniarto

Metropekanbaru.com, Surabaya – Sebanyak 13.442 atau 66 persen narapidana dan anak pidana penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) maupun rumah tahanan (rutan) di Jawa Timur, dipastikan mendapatkan remisi umum 2019. Dari jumlah itu, 129 langsung bebas.

Ada pula 3.128 narapidana yang harus menjalani enam bulan sisa masa tahanan setelah dipotong remisi. Mereka terkait tindak pidana khusus, dengan rincian 3.063 narapidana narkoba, 46 narapidana korupsiserta masing-masing satu narapidana illegal logging dan trafficking.

Selain itu, 17 narapidana masih harus menjalani sepertiga masa tahanan. Rincian; 15 orang terkait pidana narkotika, serta masing-masing satu orang pelaku korupsi dan terorisme.

“Pemberian remisi harus mendapatkan persetujuan dari Menkum HAM setelah melalui rekomendasi beberapa instansi hukum terkait lainnya,” terang Kakanwil Kemenkum HAM Jawa Timur, Susy Susilawati, Jumat (16/8).

Jumlah remisi yang didapatkan bervariasi. Paling rendah satu bulan, paling lama enam bulan. Namun, ada tambahan remisi bagi narapida yang membantu kegiatan dinas lapas atau rutan, antara lain sebagai pemuka.

Baca Juga  LBP2AR : Remaja 'Tiduri' Bocah SD, Pengawasan Orang Tua Sangat Penting 

“Narapidana yang membantu kegiatan dinas berhak mendapatkan remisi tambahan sebesar sepertiga dari remisi umum yang diperolehnya pada tahun berjalan,” kata Susy.

Banyaknya narapidana yang mendapat remisi ini berarti pembinaan dari lapas maupun rutan semakin baik. “Bila pembinaan baik, segala jenis potensi kerusuhan bisa ditangkal. Alhamdulillah, selama 2019, kondisi lapas dan rutan di Jawa Timur relatif aman.”

Pemberian remisi dilakukan secara simbolis pada Jumat (16/8) di Lapas Kelas I Surabaya di Porong. Pemberian remisi ini sesuai pasal 14 ayat 1 huruf I UU No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. (Riz)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close