Berita Lokal PekanbaruNews

Habis Demo, Presma UIN Ditodong Pistol, Babak-belur Dihajar OTK

Oleh : Bayu Derriansyah
Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Presiden Mahasiswa  Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Yudi Utama Tarigan menjadi korban pengeroyokan. Dia dikeroyok sekelompok orang tak dikenal di sebuah warung nasi goreng di Depan Rumah Sakit Jiwa Tampan, Rabu (22/5/2019) pukul 02.00 WIB dini hari tadi.
Sekretaris Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UIN Suska Riau, Aji Nursahid kepada Metropekanbaru.com, membenarkan itu. Dia mengatakan setidaknya terdapat sekitar 20 orang yang melakukan pengeroyokan terhadap Yudi.
Menurut Aji, berdasarkan keterangan dari Ali Tondi, mahasiswa yang bersama dengan Yudi pada saat kejadian, peristiwa bermula ketika dua orang tidak dikenal mengajak Yudi untuk sahur bersama.
“Awalnya ada dua orang tidak dikenal mengirim pesan mengajak Yudi untuk sahur bersama mengatasnamakan organisasi mahasiswa. Jadi Yudi pergi dengan Ali Tondi. Waktu sampai di lokasi, di warung nasi goreng depan RSJ, sudah ada dua orang yang menunggu,” jelasnya.
Setelah bertemu, keduanya kemudian duduk bersama di warung nasi goreng itu dan sempat berbincang mengenai aksi BEM Nusantara di DPRD Provinsi Riau, Selasa (21/5/2019) kemarin.
“Tidak lama, langsung ada sekitar 20 orang datang dan langsung menodongkan pistol dan samurai ke arah mereka dan mereka langsung dihajar,” katanya.
Ali mengalami luka lebam pada bagian wajah. Sedangkan Yudi mengalami luka cukup parah para bagian wajah dan tidak sadarkan diri. Selain itu, Yudi juga  diperkirakan mengalami luka dalam karena sempat mengalami muntah darah
“Yudi luka bagian kepala. Matanya lebam, bibirnya pecah, sempat muntah darah, terus dari hidung juga keluar darah,” ujarnya.
“Habis dikeroyok itu Ali yang bawa Yudi ke rumah sakit Aulia. Karena Yudi waktu itu sudah gak sadar,” tambahnya.
Sementara saat ini, Aji mengatakan bahwa Yudi sudah tidak berada di Rumah Sakit Aulia. “Sekarang sudah diamankan di tempat yang aman,”  katanya. bayu/jss
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close