Gempa Indonesia: Pencarian dilakukan setelah gempa 5,6 menewaskan puluhan orang di Jawa Barat


Jakarta, Indonesia
CNN

Tim penyelamat menggali puing-puing hari Selasa untuk menemukan korban selamat dari gempa kuat yang meruntuhkan rumah dan bangunan serta menewaskan lebih dari 100 orang di daerah berpenduduk padat di provinsi Jawa Barat di Indonesia.

Gempa bermagnitudo 5,6 melanda wilayah Cianjur di Jawa Barat pada pukul 13:21 waktu setempat pada hari Senin di kedalaman 10 kilometer (6,2 mil), menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), bangunan runtuh selama pelajaran sekolah. sedang terjadi.

Korban tewas naik menjadi 103 pada hari Selasa, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan lebih dari 160 orang tewas.

Foto-foto menunjukkan bangunan rata dengan tanah, batu bata dan pecahan logam berserakan di jalanan. Menurut BNPB, lebih dari 700 orang terluka dan ribuan orang mengungsi.

“Sebagian besar yang tewas adalah anak-anak,” kata Kamil kepada wartawan, Senin, seraya menambahkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan akan bertambah. “Ada banyak insiden di banyak sekolah Islam.”

Warga mengambil barang-barang dari rumah yang rusak pascagempa 5,6 Magnitudo di Cianjur pada 22 November 2022.

Lebih dari 50 sekolah terkena dampak, menurut kelompok bantuan Save the Children, dengan getaran kuat yang memaksa anak-anak meninggalkan ruang kelas.

Mia Saharosa, seorang guru di salah satu sekolah yang terkena dampak, mengatakan gempa itu “mengejutkan kita semua,” menurut kelompok tersebut.

“Kami semua berkumpul di lapangan dan anak-anak menangis ketakutan dan mengkhawatirkan keluarga mereka di rumah,” kata Saharosa. “Kami saling berpelukan, saling menguatkan dan terus berdoa.”

Pejabat kota di Cianjur mengevakuasi seorang rekan yang terluka setelah gempa.

Herman Suharman, seorang pejabat pemerintah di Cianjur, mengatakan kepada media bahwa beberapa warga terjebak di reruntuhan bangunan yang runtuh. Saluran berita Metro TV menayangkan ratusan korban dirawat di halaman parkir rumah sakit.

Tayangan televisi menunjukkan warga berkerumun di luar gedung, menurut Reuters.

Seorang warga bernama Muchlis mengaku merasakan “goncangan besar” dan dinding serta atap kantornya rusak.

“Saya kaget sekali. Saya takut gempa lagi,” katanya kepada Metro TV.

Pekerja memeriksa sekolah yang rusak akibat gempa di Siangjur, Jawa Barat.

Pusat meteorologi Indonesia BMKG telah memperingatkan risiko tanah longsor, terutama jika terjadi hujan lebat, karena tercatat 25 gempa susulan dalam dua jam pertama setelah gempa.

Tim penyelamat tidak dapat segera menjangkau beberapa orang yang terjebak dan situasinya tetap kacau, katanya.

Pejabat pemerintah sedang membangun tenda dan tempat berlindung bagi para korban sambil memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Bangunan sekolah Cianjur runtuh setelah gempa.

Indonesia terletak di “Cincin Api” yang mengelilingi Samudera Pasifik, yang sering menyebabkan gempa bumi dan aktivitas gunung berapi. Salah satu zona seismik paling aktif di planet ini, membentang dari Jepang dan Indonesia di satu sisi Pasifik hingga California dan Amerika Selatan di sisi lain.

Pada tahun 2004, gempa bumi berkekuatan 9,1 SR di lepas pantai utara Indonesia Sumatera memicu tsunami yang melanda 14 negara, menewaskan 226.000 orang di sepanjang pantai Samudra Hindia, lebih dari setengahnya di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.