Uncategorized

Gadis Aceh Utara Dilarang Keluar Malam Tanpa Mahram

Oleh: Hendri 

Metropekanbaru.com, ACEH –  Pemerintah Aceh Utara dan sejumlah organisasi lintas masyarakat menyerukan agar anak di bawah umur dan gadis dilarang berkeliaran pada malam hari. Aturan ini diterapkan untuk pembinaan dan pendidikan moral anak-anak, remaja putri atau para gadis di Aceh Utara. Kabupaten ini juga bisa menjadi percontohan dalam penerapan syariat Islam.

Ketua Forum Silaturrahmi Ormas Aceh Utara Waled Abi Sirajuddin menjelaskan, penerapan aturan itu untuk meningkatkan rating serta penerapan syariat Islam di Aceh secara kaffah. Penerapan ini dilakukan bertahap oleh pemerintah setempat yang bersinergi dengan Ormas Islam.

“Nota kesepakatan dalam wacana tersebut, kita dorong untuk dijadikan qanun oleh pihak pemerintahan,” katanya.

Mereka berharap dengan adanya peraturan seperti ini mampu membawa Aceh Utara lebih baik lagi khusus nya dalam bidang pendidikan moril serta menjadikan Aceh Utara kabupaten percontohan.

“Kita mulai dari hal kecil untuk mengambil manfaat yang besar di hari esok untuk generasi muda islam yang kita cintai,” ucapnya.

Baca Juga  Bom Truk Meledak, 14 Tewas 145 Orang Terluka

Seperti berita sebelumnya, seruan ini telah dideklarasikan dan ditandatangani di Masjid Agung Baiturrahmim Lhoksukon, Rabu (10/7). Adapun isi seruan bersama tersebut yaitu:

  1.  Anak Usia 17 tahun kebawah tidak dibenarkan berkeliaran pada malam hari dan pada jam belajar tanpa didampingi orang tua / wali.
  2. Kaum perempuan tidak dibenarkan berkeliaran pada malam hari tanpa di dampingi suami atau mahram. (Aza/Hen/INI Network)
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close