Berita Lokal PekanbaruEkonomiNews

Fortifikasi Minyak Goreng, BBPOM Pekanbaru: Tidak Bisa Sekaligus, Harus Bertahap

Oleh: Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Mulai tahun depan, pemerintah menetapkan kewajiban fortifikasi minyak goreng untuk seluruh pelaku usaha. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menyebutkan akan melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha yang belum menjalankan kewajiban fortifikasi atau penambahan vitamin A pada minyak goreng itu.

Kepala BBPOM Pekanbaru, M Kashuri menyebutkan bahwa kewajiban program fortifikasi tersebut tidak mungkin bisa diterapkan sekaligus. Hal ini dikarenakan level industri di Provinsi Riau tidak semuanya merupakan perusahaan besar.

“Kalau regulasinya tahun depan harus semua, itu gak mungkin. Harus bertahap karena level industri yang ada di Riau juga belum semuanya besar,” kata Kashuri di BBPOM Pekanbaru, Kamis (8/11/2019).

Kashuri menjelaskan, penambahan fortifikasi ini tentunya akan menambah biaya pengeluaran pelaku usaha. Untuk itu, BBPOM pun akan melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha yang belum ikut menjalankan program fortifikasi.

“Kita kawal di situ selaku pemerintah. Kita mendampingi apa kesulitannya, nanti kita akan konsultasikan. Kita carikan jalan keluarnya. Sehingga mereka ikut program fortifikasi,” tambahnya.

Untuk diketahui, pemerintah telah mengimbau produsen dan pelaku usaha berskala besar untuk mengikuti regulasi fortifikasi. Sebab regulasi ini akan diberlakukan tahun 2020 mendatang. Bayu/jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close