NasionalNewsTekno

Facebook Kembangkan Penerjemah Bahasa Menggunakan Angka

Oleh: Anisa Tri K

Indonesiainside.id, Jakarta – Saat ini, alat terjemahan bahasa sebagian besar masih mengandalkan kamus untuk membuat bahasa asing dapat dimengerti. Tapi, sekarang ada cara baru, yakni menerjemahkan dengan angka.

Peneliti Facebook mengatakan mengubah kata menjadi angka dan mengeksploitasi persamaan matematika antara bahasa. Terjemahan otomatis yang kuat adalah kini menjadi prioritas utama Facebook.

Melansir RTL Today, Senin (14/10) Facebook, Google dan Microsoft serta Yandex Rusia, Baidu China dan lainnya terus mencari cara untuk meningkatkan alat terjemahan mereka.

Antoine Bordes, co-director Eropa untuk penelitian AI menjelaskan, jika saat ini Facebook memiliki pakar intelijen buatan yang bekerja untuk menerjemahkan 200 bahasa di Facebook. Salah satu laboratorium penelitiannya sendiri berada di Paris.

Terjemahan otomatis yang ada saat ini, didasarkan pada database besar teks identik dalam kedua bahasa untuk bekerja. Tetapi bagi banyak pasangan bahasa tidak cukup hanya dengan teks paralel seperti itu.

Itu sebabnya para peneliti telah mencari metode lain, seperti sistem yang dikembangkan oleh Facebook yang menciptakan representasi matematis untuk kata-kata. Setiap kata menjadi “vektor” dalam ruang beberapa ratus dimensi. Kata-kata yang memiliki asosiasi dekat dalam bahasa lisan juga menemukan diri mereka dekat satu sama lain dalam ruang vektor ini.

Misalnya, jika Anda menggunakan kata ‘kucing’ dan ‘anjing’, secara semantik, kata-kata itu menggambarkan hal yang serupa, sehingga mereka akan sangat dekat secara fisik” di ruang vektor, kata Guillaume Lample, salah satu dari perancang sistem .”Jika Anda mengambil kata-kata seperti Madrid, London, Paris, yang merupakan ibu kota Eropa, itu ide yang sama,” jelasnya.

Peta bahasa ini kemudian dapat dihubungkan satu sama lain menggunakan algoritma yang pada awalnya kira-kira, tetapi akhirnya menjadi lebih disempurnakan, sampai seluruh frasa dapat dicocokkan tanpa terlalu banyak kesalahan. (PS)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close