InternasionalNews

Erdogan Buang Surat dari Trump ke Tempat Sampah

Metropekanbaru.com, Washington-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membuang surat Presiden AS Donald Trump “ke tempat sampah”, kata BBC.

Dalam surat tertanggal 9 Oktober, dan dikirim setelah pasukan AS ditarik dari Suriah, Trump mengatakan pada Erdogan: “Jangan sok jagoan . Jangan bodoh!”

Presiden Trump mendesak Turki untuk tidak melancarkan serangan militer terhadap pasukan Kurdi di Suriah utara, tetapi Erdogan mengabaikan permintaan ini.

Wakil Presiden AS Mike Pence sekarang berada di Ankara untuk mendorong gencatan senjata.

AS telah menghadapi kritik keras atas penarikan pasukan, yang menurut para kritikus memberi Turki lampu hijau untuk melancarkan serangan militer.

Dalam beberapa tahun terakhir, aliansi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi telah menjadi sekutu penting bagi AS dalam perang melawan kelompok teror ISIS di Suriah.

Ada kekhawatiran bahwa ketidakstabilan Suriah utara dapat menyebabkan kebangkitan perlawanan ISIS. Namun hal tersebut bertentangan dengan tujuan utama Turki melancarkan operasi militer lintas perbatasan.

SDF didominasi oleh anggota milisi Kurdi yang disebut Unit Perlindungan Rakyat (YPG).

Turki mengatakan YPG merupakan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), kelompok pemberontak komunis yang mendorong otonomi Kurdi di wilayah tersebut.

Apa yang Trump katakan kepada Erdogan?

Dalam suratnya kepada Presiden Erdogan, Trump menulis: “Mari upayakan kesepakatan! Anda tidak akan mau bertanggungjawab untuk pembantaian ribuan orang, dan Saya tidak ingin bertanggungjawab untuk menghancurkan ekonomi Turki – dan Saya akan lakukan.

“Sejarah akan memandangmu dengan baik jika kamu melakukan ini dengan cara yang benar dan manusiawi. Sejarah akan memandangmu selamanya sebagai iblis jika hal-hal baik tidak terjadi.”

Pembersihan Teror

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa malam mengatakan bahwa negaranya sedang ditekan untuk menghentikan operasi anti-teror di Suriah utara.

Namun Erdogan mengatakan pihaknya tak khawatir atas segala sanksi karena pemerintahnya sudah bertekad untuk memusnahkan koridor teror di dekat perbatasan Turki.

Berbicara selama perjalanan pulang dari KTT Dewan Turki ke-7 di Baku, Azerbaijan, Presiden Turki membahas berbagai topik seperti operasi anti-teror Turki yang sedang berlangsung di Suriah utara, serangan teror kelompok teror YPG/PKK ke daerah selatan Turki serta rencana pertemuan dengan pejabat AS.

“Mereka menekan kami untuk menghentikan operasi dengan mengumumkan sanksi,” kata Erdogan mengisyaratkan pada negara-negara Barat.

“Tujuan kami jelas. Kami tidak khawatir dengan sanksi apa pun,” tegas Erdogan dikutip Anadolu.

Presiden Turki menegaskan YPG/PKK terus mengalami kerugian selama Operasi Mata Air Perdamaian yang berjalan dengan sukses.

Erdogan menekankan bahwa AS mendesak Turki untuk mengumumkan gencatan senjata sehingga mereka dapat bertindak sebagai mediator. Namun Erdogan menolak tawaran ini, karena Turki tidak akan “duduk di satu meja dengan kelompok-kelompok teror.” (ir/CK)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close