Khazanah

Empat Amalan Utama di Bulan Rabiul Awal

Oleh: Herry M Joesoef

Metropekanbaru.com, Jakarta – Di Bulan Rabiul Awal 1441 Hijriyah yang bertepatan dengan 29 Oktober – 27 November 2019, ada hari lahirnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Hari itu jatuh pada 12 Rabiul Awal yang bertepatan dengan 9 November 2019.

Memang tidak ada anjuran khusus di hari itu. Tetapi, umat Islam menghormati bulan Rabiul Awal dengan melakukan berbagai kebaikan. Hal ini karena di bulan ini ada satu hari dimana Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam,sebagai pencerah umat manusia, dilahirkan.

Adapaun amalan-amalan yang jamak dilakukan di bulan ini adalah:

Pertamamembaca shalawat Nabi

Sebagaimana ketika kita membaca tasyahud akhir ketika shalat. Inilah shalawat yang paling diagungkan oleh para Sahabat dan generasi berikutnya.

Di antara bentuk bacaan shalawat nabi yang paling utama yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah:

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kamaa shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala aali Ibrahim, innaKa Hamidum Majid. Allahumma barik (dalam satu riwayat, wa barik, tanpa Allahumma) ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama barakta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaKa Hamiidum Majid).

Ya, Allah. Berilah (yakni, tambahkanlah) shalawat (sanjungan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi shalawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia. Ya, Allah. Berilah berkah (tambahan kebaikan) kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberi berkah kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia.” (HR Bukhari, Muslim, dan lainnya).

Kedua, Memperbanyak Sedekah

Memperbanyak sedekah tidak akan menjadi miskin. Bahkan, semakin banyak bersedekah semakin berkah harta yang kita punyai. Keberkahan adalah berkumpulnya semua kebaikan. Orang yang diberkahi adalah orang yang selalu melakukan dan mendapatkan kebaikan.

Ketiga, Melaksanakan Puasa Sunnah

Melakukan puasa sunnah seperti Senin dan kamis, serta puasa tengah bulan Yaumul Bids pada tanggal 13-14-15 Hijriyah.

Keempat, Memperbanyak Amalan kebaikan. Ini adalah segala bentuk amalan yang baik-baik. Jangan sampai melakukan amalan yang bersifat maksiat. Orang-orag tua kita dulu mengatakan, di bulan lahirnya Nabi lahir, pantang untuk melakukan segala bentuk kemaksiatan. Jika dalam bulan Rabiul Awal ini kita mampu melaksanakan semua amalan yang baik, menjauhkan kemaksiatan, maka di bulan-bulan berikutnya akan menjadi terbiasa.

Demikianlah amalan di bulan Rabiul awal, semoga kita bisa menjaga amalan yang baik-baik di bulan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, ini. (HMJ)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close