Berita Lokal PekanbaruEkonomiNews

Distankan Inhu Gelar Panen Raya Padi di Rakit Kulim, Target Kedepan Index IP200

Oleh: Hamdan Tambunan

Metropekanbaru.com, INDRAGIRI HULU- Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hulu terus menggulirkan bantuan kepada kelompok tani padi, jagung dan kacang kedelai untuk memenuhi target swasembada pangan. Mulai dari alat pengelolaan lahan sawah petani hingga penggilingan padi pasca panen.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disnakan), Paino pada saat momentum panen raya padi sawah yang digelar pada Kamis (14/11) di Desa Kelayang, Kecamatan Rakit Kulim, Inhu.

Dikatakannya, kelompok tani yang ada di Kecamatan Rakit Kulim memiliki potensi strategi untuk percepatan produksi pangan.
Karena dilihat dari luasan areal padi sawah, jagung dan kacang kedelai memiliki 700-800 hektare. Sekarang baru 400 hektare yang sudah dikelola petani, ujarnya pada Jumat (15/11).

Sedangkan khusus kelompok tani Mekar Indah memiliki petak sawah padi seluas 45 hektar. Sisi lain, Kadis Distankan Inhu menghimbau kepada petani agar jangan takut apabila tanamannya gagal panen akibat bencana alam. Karena Pemkab Inhu melalui asuransi PT Jasindo akan mengganti rugi sesuai kategori yang diterapkan.

Di tahun 2018 lalu, produksi beras di Inhu belum mampu memenuhi kebutuhan penduduk setempat yang mencapai 33,74 persen. Untuk menutupi kebutuhan pangan masyarakat khusus beras masih didatangkan dari Sumbar, Jambi dan Bangkinang.

” Insyaallah kedepan, Disnakan Inhu mengalakkan indek IP 200. Bila dulu petani padi sawah satu kali melakukan tanam setahun, kini dua kali tanam dengan rata-rata produksi 3,59 gabah kering per hektare,” ucap Paino.

Kebutuhan peralatan petani Inhu terus digulirkan mulai dari sumber dana APBD Provinsi dan APBN. Tahun ini 10 unit alat pengelolaan lahan sawah disalurkan kepada petani. (dan)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close