Berita Lokal PekanbaruNews

Diringkus Polisi, Tujuh Pelaku PETI Terancam 10 Tahun Penjara

 Oleh : Hamdan

Metropekanbaru.com, INHU – Sebanyak tujuh orang pelaku Penambangan Emas Tampa Izin (PETI) yang beroperasi di sungai Indragiri ditangkap polisi pada, Selasa (30/07/19). Kegiatan itu merusak dan membahayakan lingkungan secara ilegal.

Kapolres Indragiri Hulu, Riau AKBP Dasmin Ginting, S.IK memimpin langsung penangkapan terhadap tujuh orang penambang emas ilegal di Desa Pasir Kelampaian, Kecamatan Sei Lala.

“Kita telah amankan yang diduga pelaku PETI dengan inisial, IY (55), PM (27), BP (30), NW (22), WR (39), RZ (38) dan  ED (28), mereka bekerja sebagai penambang langsung dengan peran masing masing,” ujarnya.

Selanjutnya, tim membawa pelaku dan barang bukti ke Kantor Polres Indragiri Hulu untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan, mesin domping, pendulang, ember plastik, terpal warna biru, karpet, pipa paralon (pipa PVC), air raksa/mercuri, martil, kain peras dan baskom, ujarnya melalui Ps Humas Aipda Misran.

Dikatakan Dasmin, dengan adanya penindakan hukum ini sambungnya, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi penambang liar yang sampai saat ini masih melakukan aktivitas penambangan liar secara ilegal.

“Dalam kesempatan ini saya menghimbau kepada para Kades dan seluruh masyarakat Indragiri Hulu agar menghentikan kegiatan tersebut, baik yang di perairan sungai maupun di daratan,” ujarnya.

Pelaku yang diamankan telah melanggar Pasal 158 Undang-undang RI nomor 4 tahun 2009. Tentang Penambangan Mineral dan Batubara, yang mana di bunyikan bahwa setiap orang yang melalukan penambangan tanpa Izin Usaha Penambangan (IUP), Izin Usaha Pertambangan Rakyat (IUPR) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) akan di pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda Rp10 miliar. (dan)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close