NasionalNews

Din: Bahas Celana Cingkrang Menguras Tenaga

Oleh: Ade Lukmono

Metropekanbaru.com, Semarang – Mantan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhamadiyah, Din Syamsudin angkat bicara terkait cara berpakaian para ASN yang dikaitkan dengan radikalisme. Dewasa ini, celana cingkrang dan cadar yang dikenakan ASN kerap kali dihubungkan dengan paham radikal.

Menanggapi isu tersebut, Din menilai hal itu sudah tidak perlu diperdebatkan karena akan menguras energi. Dia memilih untuk mengajak masyarakat untuk mencari solusi bersama atas isu kemiskinan, pendidikan dan permasalahan nyata yang ada di masyarakat .

“Sudahlah jangan bahas cadar dan celana cingkrang lalu dikaitkan dengan penganut radikalisme. Masih banyak hal tentang kemiskinan, pendidikan dan karakter di era milenial yang perlu mendapat perhatian serius,” ujarnya di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Sabtu (9/11).

Dia menambahkan, banyak isu nasional yang layak lebih layak dibicarakan daripada membahas simbol atau cara berpakaian seseorang. Dia memilih mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila untuk diterapkan di kehidupan sehar-hari.

“Jangan hanya mengklaim kami Pancasila namun sikap dan perbuatannya berseberangan dengan Pancasila,” imbuhnya.

Dia juga berpesan pada Mendikbud yang baru, Nadiem Makarim agar penanaman nilai-nilai kemanusian seperti kerukunan, gotong royong dan etika sosial penting dilakukan melalui dunia pendidikan. Dengan demikian akan tercipta generasi bangsa yang bisa mengamalkan nilai Pancasila.

“Kemarin saya mengelar pertemuan dengan Menteri Nadiem Makarim. Dalam pertemuan tersebut Mendikbud setuju penanaman nilai-nilai pancasila perlu dimasukan dalam kurikulum pendidikan,” jelasnya.

(Ags)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close