Berita Lokal PekanbaruInternasional

Demonstran Ditembaki, Puluhan Mayatnya Terapung di Sungai Nil

Oleh : Djoko Su’ud Sukahar

Metropekanbaru.com, KHARTOUM-Aksi unjukrasa dibubarkan paksa oleh militer. Mereka ditembaki, tewas, dan mayatnya tidak diketahui. Kini mayat-mayat itu mulai mengambang. Terapung di Sungai Nil.

Ada 40 mayat yang sudah dievakuasi. Mayat-mayat itu diambil dari Sungai Nil yang mengalir di Khartoum, Sudan.

Menurut para aktivis oposisi, puluhan mayat itu merupakan korban dari tindakan keras militer terhadap aksi demonstrasi pro-demokrasi.

Menurut BBC, Kamis (6/6/2019), dokter kalangan oposisi menyebut, bahwa mayat-mayat itu merupakan bagian dari 100 orang yang tewas sejak pasukan keamanan menyerang kamp protes Senin (2/6) lalu.

Dalam aksi pembubaran paksa itu, militer menembaki para demonstran. Akibat itu, berdasar laporan media lokal, ada 106 orang tewas.

Dewan Transisi Militer (TMC) yang berkuasa di Sudan berjanji akan menyelidiki kejadian ini. Seorang pejabat dari Komite Sentral Dokter Sudan mengaku pihaknya menyaksikan dan memverifikasi jumlah korban tewas jumlahnya kini mencapai 100 orang.

“Sebanyak 40 jenazah para martir mulia kami temukan di Sungai Nil kemarin,” kata Komite Sentral Dokter Sudan dalam akun Facebook-nya.

Baca Juga  Jokowi : Tidak Ada Ruang Untuk Perusak NKRI

Beberapa rumah sakit di Khartoum kini disibukkan dengan menangani korban yang terluka parah setelah militer membubarkan aksi demonstrasi berminggu-minggu menduduki area di luar markas tentara.

“Situasinya sangat sulit. Sebagian besar rumah sakit telah menangani lebih banyak korban daripada yang mereka mampu,” kata dokter yang bekerja di dua rumah sakit.

“Ada yang kekurangan staf medis, dan kekurangan darah,” tambahnya.

Sedang Pemerintah Sudan telah membantah, bahwa pembubaran paksa itu menyebabkan 100 orang tewas. Pejabat Kementerian Kesehatan Sudan menyebut, korban kekerasan di Sudan tak lebih dari 46 orang. afp/reuters/bbc/jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close