Berita Lokal PekanbaruLifestyleNews

Daun Bidara Pengusir Setan, Benarkah?

Oleh: Herry M Joesoef

Metropekanbaru.com, Jakarta – Bidara yang juga diikenal dengan nama widara adalah jenis pepohonan yang tumbuh di daerah kering atau gurun. Tingginya bisa mencapai 15 meter. Meskipun demikian, pohon juga bisa tumbuh di wilayah tropis, termasuk di Indonesia.

Daun bidara saat ini mulai dikembangkan di Indonesia dan diyakini bisa mengusir dari gangguan setan. Tentag hal ini memang tidak ada ayat dan hadis yang secara khusus membahasnya. Tetapi, para ulama merekomendasikannya. Adalah Imam Ibnu Katsir, dalam menafsirkan surah Al-Baqoroh ayat 102, yang berkaitan dengan fitnah setan terhadap Nabi Sulaiman, bahwa beiau menggunakan sihir bukan mukjizat. Adapun untuk menghiangkan sihir dengan menggunakan apa yang diturunkan Allah Ta’ala kepada Rasul-Nya, yakni dengan membaca Al-Muawwidzatain (al-Falaq dan an-Naas) serta ayat kursi. Itulah surah-surah dan ayat pengusir setan.

Lalu bagimana dengan daun bidara untuk mengusir pengaruh setan? Imam Al-Qurtubi memberi petunjuk, bahwa 7 helai daun bidara ditumbuk halus dicampurkan dengan air, lalu dibacakan ayat kursi, 3 tegukan diminum, sisanya digunakan untuk mandi. Lalu membaca Al-Muawwidzatain serta ayat kursi.

Imam Ibnu Baz, dalam fatwanya, juga merekomendasikan hal yang hampir sama,  “Ambil 7 lembar daun bidara hijau, ditumbuk, dicampur air yang cukup untuk mandi. Lalu dibacakan ayat kursi, al-Kafirun, al-Ikhlas, al-Falaq, an-Naas….”

Begitulah petunjuk syariat Islam. Jika mau menghilangkan pengaruh setan, maka, minimal bacalah Al-Muawwidzatain dan ayat kursi. Lalu, sebagai tambahan, bisa memakai rebusan daun bidara untuk diminum dan mandi. In-sya Allah, atas izin Allah, gangguan setan akan sirna. (HMJ)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close