Berita Lokal PekanbaruNasionalNews

Dalam Proses Hukum, Polda Riau Segel 1.519 Hektar Lahan Terbakar

Oleh: Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terhisap di Riau terus meluas. Ratusan titik panas masih terdeteksi hingga hari ini. Sementara itu, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran juga terus dilakukan oleh aparat kepolisian dan TNI.

Hingga kini, Kepolisian Daerah (Polda) Riau sudah menangani 56 kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi selama tahun 2019. Dari 56 kasus itu, Polda Riau telah menyegel lebih dari 1.519 hektar lahan.

Itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto. Dia mengatakan bahwa ribuan hektar lahan yang disegel itu merupakan lahan yang telah terbakar dan saat ini dalam proses penyidikan oleh kepolisian.

“Saat ini jajaran Polda Riau sudah menangani 56 kasus. Dengan luas lahan yang terbakar dari 56 kasus itu seluas 1.519,299 hektar. Dan saat sudah diberi garis polisi,” ungkapnya, Senin (23/9/2019).

Sunarto menjelaskan, 1.519 hektar lahan tersebut sudah termasuk lahan milik satu korporasi asal Kabupaten Pelalawan yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS), dengan lahan terbakar seluas 150 hektar.

Sunarto menjelaskan, lahan terbakar terluas yang saat ini ini telah ditangani oleh jajaran Polda Riau ada di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir dengan lahan terbakar seluas 559 hektar. Ini merupakan lahan dari 5 kasus yang ditangani oleh Polres Indragiri Hilir.

Kemudian di wilayah hukum Polres Rokan Hilir. Dimana terdapat 513,09 hektar lahan terbakar yang saat ini tengah diproses dalam 9 kasus yang saat ini ditangani oleh Polres Rokan Hilir.

Berikut data penegakan hukum (Gakkum) terkait Karhutla yang dilakukan boleh jajaran Polda Riau serta luas lahan yang terbakar:

Data penegakan hukum Karhutla jajaran Polda Riau hingga Senin (23/9/2019)

(bayu/jss)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close