Berita Lokal PekanbaruNews

#BUBARKANBANSER Jadi Trending Topik Dunia, Ada Apa Ya

Oleh: Eko P

Metropekanbaru.com, JAKARTA– Tagar #BUBARKANBANSER mendadak ramai dan populer di media sosial. Tagar ini selain memuncaki trending topik di Indonesia, juga menjadi trending topik dunia.

Dalam pantauan Indonesia Inside, hingga pukul 15.50 WIB, tagar ini dicuitkan puluhan ribu netizen. Selain mengusung tagar #BUBARKANBANSER, tiga puluh ribu lebih cuitan warga dunia maya juga mengomentari dan membanding-bandingkan apa yang dilakukan Banser dengan ormas lainnya.

Usut diusut akar muasal tagar ini rupanya dari munculnya tuntutan yang mengatasnamakan masyarakat Manokwari, Papua. Hal ini buntut dari peristiwa yang terjadi di Malang, Surabaya dan Semarang, atas mahasiswa Papua, sehingga muncul aksi demo di Manokwari yang berujung rusuh.

Atas kejadian itu, Presiden Jokowi mengutus Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada 22 Agustus 2019 di Manokwari, Papua Barat.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih asal Papua, Yorrys Th. Raweyai mengaku juga ikut hadir bersama para tokoh masyarakat adat. Menurutnya dalam pertemuan tersebut terdapat tujuh tuntutan masyarakat Sorong dan Manokwari untuk pemerintah.

Salah satu tuntutannya adalah ‘Pemerintah harus segera bubarkan ormas Banser dari negara Republik Indonesia’.

Jika tidak, kata Yorrys, mereka akan melakukan aksi kembali. Juga akan berbuat lebih parah lagi. “Kalau nggak mereka mengancam akan melakukan aksi yang sama,” ungkap Yorrys.

Berikut tujuh tuntutan massa di Sorong saat aksi demo yang berlangsung di lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong, pada Rabu 21 Agustus 2019.

1. Agar Pemerintah RI segera memulangkan mahasiswa Papua dari Tanah Jawa kembali ke Papua.

2. Mereka juga mendesak agar presiden mewakili segenap Bangsa Indonesia meminta maaf kepada rakyat bangsa Papua.

3. Pemerintah harus segera bubarkan ormas Banser dari negara Republik Indonesia.

4. Negara RI segera tarik militer organik dan nonorganik dari tanah Papua, biarkan ‘monyet hidup’ sendiri di bangsanya sendiri,”

5. Agar Presiden Jokowi memecat oknum anggota TNI yang mengeluarkan statement ‘monyet’ kepada mahasiswa Papua.

6. Meminta agar Pemerintah RI memberikan kebebasan bagi Papua menentukan nasib sendiri. “The right of the self determination for west Papua kepada rakyat Papua.

7. Apabila pemerintah Indonesia tidak mengindahkan pernyataan kami dan melakukan hal yang sama, maka kami akan duduki.

(EP)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close