Berita Lokal PekanbaruNewsNusantara

Bentrok Warga Talang 7 dengan PT BBSI, 5 Terluka

PEKANBARU – Konflik lahan masih marak terjadi di Provinsi Riau dimana yang bertikai adalah masyarakat dan perusahaan. Riau sebagai daerah industri beroperasi perusahaan mukai dari sektor migas, kehutanan, dan perkebunan sawit.

Insiden terjadi antara perusahaan yang katanya sudah mengantongi izin dengan masyarakat yang mengaku punya tanah. Seperti yang terjadi pada Rabu, 19 Desember krmarin di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Di sana terjadi gesekan fisik di lahan yang disengketakan antara PT. BBSI yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan masyarakat Dusun IV Desa Talang 7 Buah Tangga. Kronologisnya berawal dari aktifitas perusahaan yang melakukan kegiatan penggalian yang mengakibatkan putusnya akses jalan kebun masyarakat.

Pihak Security perusahaan sekitar 30 orang mendatangi lokasi sekaligus menjaga alat berat yg saat itu sedang bekerja. Namun Pihak Masyarakat juga mendatangi lokasi itu dengan jumlah +- 50 orang dengan tujuan untuk menghentikan aktifitas alat berat yang bekerja.

“Pihak Security dan Masyarakat tiba di TKP, dan terjadi cekcok,” demikian disampaikan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Dari kejadian tersebut satu orang luka dari pihak security dan 4 dari masyarakat. Atas Kejadian tersebut Kapolsek Kelayang AKP Rinaldi Parlindungan melakukan koordinasi dengan Pihak Humas PT. BBSI untuk menyampaikan himbauan agar menghentikan aktifitas Perusahaan terlebih dahulu guna mengantisipasi bentrok lanjutan.

“Juga dilakukan penggalangan kepada pihak masyatakat agar menahan diri, untuk mencegah hal-hal yang melanggar Hukum. Bhabinkamtibmas Desa Talang 7 Buah Tangga melakukan koordinasi dan penggalangan kepada masyarakat dan perangkat Desa guna meredam aksi lanjutan di lokasi,” ujarnya.bayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close