Berita Lokal PekanbaruNews

Awas, Bulan Ini Ada 22 Kabupaten di Aceh Rawan Longsor

Oleh: Hendri 

Metropekanbaru.com, ACEH-Waspada. Bulan Juni ini banyak terjadi tanah longsor di Aceh. Tidak main-main. Potensi longsor itu menyebar di 22 kabupaten.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mengeluarkan peringatan dini terhadap 22 kabupaten di Aceh. Sebab berpotensi terjadinya tanah bergerak atau longsor pada bulan juni 2019.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), H. T. Ahmad Dadek, Sabtu (1/6) di Banda Aceh. Katanya himbauan tersebut mereka sampaikan terkait dengan informasi yang mereka dapatkan  dari Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang menyebutkan hampir seluruh wilayah di Aceh potensi terjadi tanah bergerak di Aceh untuk bulan Juni 2019.

“Terkait dengan informasi dari Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi yang mengeluarkan  peringatan dini potensi tanah bergerak di Aceh untuk bulan Juni 2019, bahwa fenomena tanah bergerak adalah potensi longsor bukan likuifaksi.  Berpontensi terjadi berdasarkan di Aceh,” sebutnya.

“Potensi pergerakan tanah terjadi dengan kritetia masing-masing akan tetapi ini berbeda dengan Likuifaksi. Likuifaksi adalah pencairan tanah atau tanah kehilangan strukturnya karena desakan gempa dan air. Pergerakan tanah ini juga berbahaya apabila kalau longsor menimpa pemukiman atau menimpa mobil atau menutup badan jalan,” jelasnya.

Untuk itu, dia menghimbau masyarakat yang berada pada wilayah yang berpotensi untuk mengambil langkah kesiapsiagaan dan terus waspada jika ada retakan tanah yang berpotensi menimpa pemukiman atau mengerakkan pemukiman dan diminta untuk segera lakukaan evakuasi apabila potensi ini muncul.

Juga sambungnya, bagi pengguna jalan terutama arah wilayah tengah dan menuju ke Nagan Raya dari Pidie serta di beberapa titik Meulaboh — Banda Aceh dan Tapak Tuan ke Medan agar waspada dan selalu melihat informasi melalui media massa dan sosial.

“Saya akan selalu mengupdate juga telah menyiagakan pusdalops selama 24 jam untuk memantau perkembangan”ujar Dadek.

“Kepada pengelola jalan kabupaten, provinsi dan nasional kita juga minta kepada mereka untuk selalu menyiagakan alat berat untuk mengantisipasi longsor tersebut.” Sambungnya.

Sedangkan menyangkut Potensi gerakan tanah ini dibagi kepada dua, yaitu menengah dan tinggi. Potensi gerakan tanah menengah adalah daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah.

“Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan,” sebutnya.

Sedangkan untuk potensi gerakan tanah tinggi jelasnya,  daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini, dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

“Potensi tanah longsor sangat mungkin terjadi di daerah banyak gunung apalagi musim hujan dan gundul dan satu lagi bahaya kebakaran pemukiman perlu diwaspadai karena angka yang paling tinggi tahun ini” tambah Dadek.

Berikut wilayah yang berpotensi terjadinya gerakan tanah /Longsor:

  1. Aceh Barat : 2 kecamatan

Panteceureumen, Menengah-Tinggi dan sungaimas, Menengah-Tinggi

  1. Aceh Barat Daya : 8 kecamatan

Babahrot, Menengah-Tinggi

Blangpidie, Menengah-Tinggi

Jeumpa, Menengah-Tinggi

Kualabatee, Menengah-Tinggi

Lembahsabil, Menengah-Tinggi

Manggeng, Menengah-Tinggi

Setia, Menengah-Tinggi

Tangan-Tangan, Menengah-Tinggi

  1. Aceh Besar : 21 kecamatan

Baitussalam, Menengah

Blangbintang, Menengah

Darulimarah, Menengah

Darulkamal, Menengah

Darussalam, Menengah

Indrapuri, Menengah-Tinggi

Kotabaro, Menengah

Kotacotglie, Menengah-Tinggi

Kotajantho, Menengah-Tinggi

Kutamalaka, Menengah-Tinggi

Lembahseulawah, Menengah

Leupung, Menengah-Tinggi

Lhoknga, Menengah-Tinggi

Lhoong, Menengah-Tinggi

Mesjidraya, Menengah

Montasik, Menengah

Peukanbada, Menengah

Pulo Aceh, Menengah

Seulimeum, Menengah

Simpangtiga, Menengah

Sukamakmur, Menengah-Tinggi

  1. Aceh Jaya : 3 kecamatan

Darulhikmah, Menengah-Tinggi

Indrajaya, Menengah

Jaya, Menengah-Tinggi

 

  1. Aceh Selatan : 18 kecamatan

Bakongan, Menengah

Bakongan Timur, Menengah

Kluet Selatan, Menengah

Kluet Tengah, Menengah-Tinggi

Kluet Timur, Menengah-Tinggi

Kluet Utara, Menengah

Kotabahagia, Menengah-Tinggi

Labuhanhaji, Menengah-Tinggi

Labuhanhaji Barat, Menengah-Tinggi

Labuhanhaji Timur, Menengah-Tinggi

Meukek, Menengah-Tinggi

Pasieraja, Menengah

Samadua, Menengah-Tinggi

Sawang, Menengah-Tinggi

Tapaktuan, Menengah

Trumon, Menengah

Trumon Tengah, Menengah

Trumon Timur, Menengah

 

  1. Aceh Singkil : 3 kecamatan

Danauparis, Menengah-Tinggi

Simpang Kanan, Menengah

Suro, Menengah

 

  1. Aceh Tamiang : 4 kecamatan

Bandarpusaka, Menengah-Tinggi

Sekerak, Tinggi

Tamiang Hulu, Menengah-Tinggi

Tenggulun, Menengah-Tinggi

 

  1. Aceh Tengah : 14 kecamatan

Atulintang, Menengah-Tinggi

Bebesen, Menengah

Bies, Menengah

Bintang, Menengah-Tinggi

Cilala, Menengah-Tinggi

Jagongjeget, Menengah-Tinggi

Kebayakan, Menengah-Tinggi

Ketol, Menengah-Tinggi

Kutepanang, Menengah

Linge, Menengah-Tinggi

Luttawar, Menengah-Tinggi

Pegasing, Menengah-Tinggi

Rusipantara, Menengah-Tinggi

Silihnara, Menengah-Tinggi

 

  1. Aceh Tenggara : 16 kecamatan

Babul Makmur, Menengah

Babulrahmah, Menengah

Babussalam, Menengah

Badar, Menengah

Bambel, Menengah

Bukittusam, Menengah

Darulhasanah, Menengah

Delengpokhkisen, Menengah

Ketambe, Menengah

Lawealas, Menengah-Tinggi

Lawebulan, Menengah

Lawesigala-Gala, Menengah

Lawesumur, Menengah

Leuser, Menengah

Semadam, Menengah

Tanohalas, Menengah

 

  1. Aceh Timur : 6 kecamatan

Birembayeun, Tinggi

Panteebidari, Menengah-Tinggi

Peunaron, Menengah-Tinggi

Serbajadi, Menengah-Tinggi

Simpangjernih, Menengah-Tinggi

 

  1. Aceh Utara : 15 kecamatan

Bandabaro, Menengah

Cotgirek, Menengah

Dewantara, Menengah

Geurudongpase, Menengah

Kutamakmur, Menengah

Langkahan, Menengah

Meurahmulia, Menengah

Muarabatu, Menengah

Nibong, Menengah

Nisam, Menengah

Nisamantara, Menengah

Payabakong, Menengah

Piraktimu, Menengah

Sawang, Menengah

Simpangkeuramat, Menengah

Syamtalirabayu, Menengah

Tanahluas, Menengah

 

  1. Aceh Jaya : 6 kecamatan

Kruengsabee, Menengah-Tinggi

Panga, Menengah-Tinggi

Pasieraya, Menengah-Tinggi

Sampoiniet, Menengah-Tinggi

Setiabakti, Menengah-Tinggi

Teunom, Menengah-Tinggi

 

  1. Bener Meriah : 10 kecamatan

Bandar, Menengah

Benerkelipah, Menengah

Bukit, Menengah

Gajahputih, Menengah

Mesidah, Menengah

Permata, Menengah

Pinturimegayo, Menengah

Syiahutama, Menengah-Tinggi

Timanggajah, Menengah

Wihpesam, Menengah

 

  1. Bireuen : 13 kecamatan

Gandapura, Menengah

Jeumpa, Menengah

Jeunieb, Menengah

Juli, Menengah

Kutablang, Menengah

Makmur, Menengah

Pandrah, Menengah

Peudada, Menengah

Peulimbang, Menengah-Tinggi

Peusangan Selatan, Menengah

Peusangansiblahkrueng, Menengah

Samalanga, Menengah-Tinggi

Simpangmamplam, Menengah

 

  1. Gayolues : 11 kecamatan

Blangjerango, Menengah-Tinggi

Blangkejeren, Menengah-Tinggi

Blangpegayon, Menengah

Dabungelang, Menengah-Tinggi

Kutapanjang, Menengah

Pantancuaca, Menengah-Tinggi

Pining, Menengah-Tinggi

Putribetung, Menengah-Tinggi

Rikit Gaib, Menengah-Tinggi

Terangun, Menengah-Tinggi

Tripejaya, Menengah-Tinggi

 

  1. Lhokseumawe : 4 kecamatan

Bandasakti, Menengah

Blangmangat, Menengah

Muara Dua, Menengah

Muara Satu, Menengah

 

  1. Nagan Raya : 4 kecamatan

Beutong. Menengah-Tinggi

Beutongateuhbanggalang, Menengah-Tinggi

Darulmakmur, Menengah-Tinggi

Seunagan Timur, Menengah

 

  1. Pidie : 12 kecamatan

Geumpang, Menengah-Tinggi

Glumpang Tiga, Menengah-Tinggi

Keumala, Menengah-Tinggi

Mane, Menengah-Tinggi

Mila, Menengah

Muara Tiga, Menengah

Mutiara Timur, Menengah

Padangtiji, Menengah

Sakti, Menengah

Tangse, Menengah-Tinggi

Tiro/Trusep, Menengah-Tinggi

Titeue, Menengah-Tinggi

 

  1. Pidie Jaya : 7 kecamatan

Bandar Dua, Menengah

Bandarbaru, Menengah-Tinggi

Jangkabuya, Menengah

Meurah Dua, Menengah-Tinggi

Meureudu, Menengah

Trienggadeng, Menengah

Ulim, Menengah

 

  1. Sabang : 2 kecamatan

Sukajaya, Menengah

Sukakarya, Menengah

 

  1. Simeulue : 9 kecamatan

Alafan, Menengah

Salang, Menengah

Simeulue Barat, Menengah

Simeulue Cut, Menengah

Simeulue Tengah, Menengah-Tinggi

Simeulue Timur, Menengah-Tinggi

Teluk Dalam, Menengah-Tinggi

Teupah Barat, Menengah-Tinggi

Teupah Tengah, Menengah

 

  1. Subulussalam : 2 kecamatan

Penanggalan, Menengah-Tinggi

Simpang Kiri, Menengah

Sultandaulat, Menengah-Tinggi

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close