Berita Lokal PekanbaruEkonomiNasionalNews

Akibat Kabut Asap, PAD Pekanbaru Anjlok Rp35 Miliar

Oleh: Bayu Derriansyah

Metropekanbaru.com, PEKANBARU – Kabut asap yang melanda Provinsi Riau, terutama di Kota Pekanbaru ternyata bukan hanya menggangu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Kabut asap berkepanjangan yang terjadi di Kota Pekanbaru juga berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengakui penerimaan Pajak Asli Daerah (PAD) dari 11 sektor objek pajak, menurun akibat musibah kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru.

Tercatat, hingga September 2019, Bapenda hanya berhasil mengumpulkan penerimaan pajak sebesar Rp465 miliar. Jumlah ini menurutnya cukup jauh, yakni sekitar Rp35 miliar dibandingkan tahun 2018 pada periode yang sama. Diketahui, pada tahun 2018, perosotan Januari hingga September, penerimaan pajak Kota Pekanbaru tercatat mencapai Rp500 miliar.

“Kabut asap sebulan terakhir mempengaruhi penerimaan pajak di Kota Pekanbaru. Hingga kini pencapaiannya hanya Rp465 miliar, atau menurun dari tahun sebelumnya sebesar 500 Milyar,” ungkap Zulhelmi, Senin (30/9/2019).

Zulhelmi menjelaskan, penurunan penerimaan pajak di Pemko Pekanbaru itu dimungkinkan akibat beberapa faktor yang terjadi selama kabut asap menyelimuti Kota Pekanbaru selama sebulan terakhir.

Seperti banyaknya para pengusaha restoran yang keluar kota dan tutup, dan beberapa iven yang harusnya digelar di Kota Pekanbaru dibatalkan karena kabut asap.

“Kabut asap banyak merugikan semua orang, pajak jadi anjlok. Insya Allah dalam waktu 3 bulan kedepan kita akan kejar ketertinggalan itu,” pungkasnya. bayu/jss

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close