Berita Lokal PekanbaruNews

Diperkirakan 100 Hektar Lahan Terbakar di Inhu, BMKG: Empat Hotspot Terdeteksi

Oleh: Hamdan

Metropekanbaru.com, INDRAGIRI HULU– Baru satu bulan lebih kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indragiri Hulu telah teratasi oleh tim satgas forkopimda. Namun, kebakaran lahan itu terjadi kembali di bulan Oktober 2019 ini.

” Lahan terbakar hampir 100 hektare, yang berada di Desa Rawa Bangun, Kecamatan Rengat Inhu,” kata Agus Widodo Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) pada Selasa (8/10).

Saat ini, tim gabungan TNI dan Polri serta Penanggulangan Bencana Daerah dan Manggala Agni sedang melakukan pemadaman kebakaran di lokasi tersebut. Diantaranya terdiri dari 20 personil KPBD, 20 anggota TNI, 25 orang anggota Polri, 8 orang Manggala Agni.

Agus Widodo mengatakan, lokasi tersebut belum pernah terbakar. Baru kali ini terjadi, sehingga kebakaran dengan cepat meluas karena areal tersebut dipenuhi semak belukar dan sebagian ada tanaman pohon kelapa sawit.

Untuk lahan terbakar tersebut berada di koordinat 0.440812 S 102. 587977 E dengan jenis kondisi tanah gambut. “Akibat angin kencang membuat api cepat membesar dan membuat kebakaran meluas dengan cepat,” ujarnya.

Baca Juga  Studi: Perempuan Gen Z Cenderung Lebih Ketergantungan pada Gadget

Dari data BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) di Japura Inhu pada Rabu (9/10) mengatakan, terdapat sebaran titik panas sebanyak empat titik. Tetapi tingkat kepercayaan 70 persen ditemukan 1 titik.

Yohanes Drajat menjelaskan, areal yang terpantau melalui satelit TERRA, AQUA dan NOAA20, hotspot berada daerah di Kecamatan Rengat sebanyak empat titik. (dan)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close