Berita Lokal PekanbaruNews

Ikan Melimpah, Nelayan Persilakan Warga Ambil Sesukanya

Oleh: Eko Densa

Metropekanbaru.com, ACEH-Panen melimpah, warga bebas untuk mengambil ikan sesukanya. Itu terjadi di Aceh, tepatnya di Gampong Jawa.

Bagi Serambi Mekkah, laut adalah etalase yang menjuntai sepanjang 2,6 ribu kilometer lebih mulai dari bagian timur hingga barat selatan Aceh.

Dengan kawasan laut seluas itu, potensi perikanan Aceh diperkirakan mencapai 1,6 juta ton per tahunnya.

Namun, kenyataannya, melimpahnya hasil tangkapan para nelayan Aceh itu tak berbanding lurus dengan tingkat penghasilannya.

Mereka malah bingung ketika hasil tangkapannya banyak. Selain harganya anjlok, sebagian ikan ada yang dibuang dan ada juga dibagi-bagikan ke masyarakat sekitar pesisir.

Hal itu diakibatkan karena Aceh tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai, sehingga hasil laut tersebut sia-sia. Padahal, secara geografis, mutu ikan di perairan Aceh jauh lebih baik di antara perairan nusantara lainnya.

Seperti yang terjadi di kawasan pesisir pantai Gampong (Desa) Jawa, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh, Rabu (29/5) sore.

Para nelayan tradisional setempat hari ini menghasilkan sedikitnya 5 ton jenis ikan teri atau eungkot bileh (bahasa Aceh).

Melimpahnya hasil laut tersebut diakali nelayan dengan menyumbangkan ke warga sekitar. Bahkan, warga boleh mengambilnya dengan cuma-cuma alias sepuasnya.

“Ini wujud syukur kami atas rahmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT. Jadi bukan kami saja yang dapat rezeki, masyarakat juga, silahkan ambil,” ujar Surya, pawang nelayan Gampong Jawa, kepada Rencongpost.com di Banda AcehRabu (29/5).

(Eko)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close